nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi dan Para Menteri Susun Rencana Kerja 2019

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 30 April 2018 08:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 30 320 1892732 presiden-jokowi-dan-para-menteri-susun-rencana-kerja-2019-p97WF9Jv7U.jpg Ilustrasi: Presiden Jokowi Buka Musrenbangnas 2018 (Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri dan membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Asal tahu saja, Musrenbangnas dibuat sesuai dengan amanat UU Nomor 4 Tahun 2004. Di mana Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional salah satu proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 dibuat melalui penyelenggaraan Musrenbangnas.

Baca Juga: Buka Musrenbangnas, Jokowi: Bertahun-tahun Anggaran Kita Tak Pernah Fokus

Acara tersebut dihelat hari ini, Senin (30/4/2018), pada pukul 09.00 WIB di Hotel Grand Sahid Jaya. Adapun dalam Musrenbangnas diundang juga seluruh menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani.

 

Selaku tuan rumah Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan para menteri Kabinet Kerja lainnya.

Selain itu, diundang juga para kepala lembaga-lembaga negara, para Gubernur, Bupati atau Walikota juga kepala Bappeda provinsi.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 digunakan atau difokuskan untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Saya ingin mengarahkan agar kita masuk ke tahapan besar kedua yaitu investasi di bidang Sumber Daya Manusia, yang kita siapkan tahun ini programnya dan tahun depan benar-benar sudah masuk ke kegiatan besar sehingga politik alokasi APBN 2019 juga betul-betul mengarah ke sana, betul-betul nampak untuk menopang mendukung pembangunan SDM," kata Presiden Joko Widodo saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta.

 

Sidang kabinet paripurna yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri Kabinet Kerja membahas dua hal yaitu mengenai ketersediaan anggaran untuk pagu indikatif 2019 dan prioritas nasional tahun 2019.

"Sudah berkali-kali saya sampaikan bahwa APBN itu hanya memiliki kontribusi sekitar 15% dari angka PDB (Pendapatan Domestik Bruto), oleh karena itu alokasi anggaran APBN ini harus betul-betul fokus dan diprioritaskan untuk hal-hal yang strategis, kalau tidak strategis, tidak usah," tambah Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa pada 3,5 tahun awal pemerintahannya sejak 2014 berfokus pada pembangunan dan investasi di bidang infrastruktur. (dan)

 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini