nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Target Realisasi Investasi Rp765 Triliun Dipangkas?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 30 April 2018 17:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 30 320 1892972 target-realisasi-investasi-rp765-triliun-dipangkas-ICo9zvPQFz.jpeg Kepala BKPM Thomas Lembong (Foto: Giri/Okezone)

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tengah mempertimbangkan untuk memangkas target realisasi investasi pada tahun 2018. Pada tahun ini sendiri, BKPM menargetkan nilai investasi yang berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)  dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp765 Triliun. 

Baca Juga: Singapura Masih Rajai Investasi di Indonesia, Bagaimana dengan China?

Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan, wacana pengkajian kembali penurunan target realisasi investasi pada tahun ini dikarenakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang menurunkan targetnya. Sehingga, mau tidak mau pihaknya juga melakukan kajian kembali karena realisasi di bidang energi mencakup investasi di listrik. 

"Kami masih dalam proses mempelajari apakah kami pun harus juga merevisi target realisasi investasi secara total, mencerminkan revisi target realisasi investasi dari Kementerian ESDM," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKPM, Jakarta, Senin (30/4/2018).

grafik

Menurut Lembong, dari informasi yang ia dapat dari media, Kementerian ESDM berencana memotong target realisasi investasi dari USD500,96 miliar menjadi USD37,2 miliar. Pemotongan realisasi investasi tersebut mencakup di sektor energi Minya dan gas (migas) listrik dan pertambangan. 

"Saya baca di koran bahwa Kementerian ESDM memotong target realisasi investasi 2018. Yang saya baca di koran, yang tadinya target realisasi USD50,96 miliar menjadi USD37,2 miliar. Ini termasuk migas, listrik, dan pertambangan," kata Lembong. 

Baca Juga: Realisasi Investasi Kuartal I-2018 Capai Rp185,3 Triliun, Naik 11,8%

Khusus di sektor kelistrikan, ESDM hampir menyongsong setengah dari target realisasi investasi yang ditargetkan semula. Menurut informasi yang ia peroleh, investasi di sektor energi kelistrikan dipotong dari USD24,4iliar menjadi USD12,2 miliar. 

"Tentunya data PMA dan PMDN di BKPM tidak pernah ikut mencantumkan investasi di sektor migas, tetapi data PMA dan PMDN itu mencakup investasi di bidang listrik dan pertambangan. Yang saya baca, pemotongan besar di target realisasi investasi di sektor ESDM terjadi di kelistrikan dari USD24,4 miliar target barunya adalah menjadi USD12,2 miliar," jelasnya.

grafik

Seperti diketahui, BKPM melaporkan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada kuartal pertama tahun 2018 mencapai angka sebesar Rp185,3 triliun, meningkat 11,8% dari periode yang tahun 2017 yang hanya sebesar Rp165,8 triliun

Dari realisasi investasi sebesar Rp185,3 triliun 5 besar realisasi investasi adalah: Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran Rp27,6 triliun (14,9%), Industri Logam, Mesin, dan Elektronik sebesar Rp22,7 triliun (12,3%), Listrik, Gas dan Air sebesar Rp19,3 triliun (10,4%), dan Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi sebesar Rp14,7 triliun (7,9%).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini