nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov DKI Jual Saham Bir Rp1 Triliun, Bakal Digunakan untuk Bangun Sekolah

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 13:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 18 278 1899747 pemprov-dki-jual-saham-bir-rp1-triliun-bakal-digunakan-untuk-bangun-sekolah-ld5yR71MIl.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memastikan bakal melepas saham bir di PT Delta sekitar 26,25% secara transparan. Dana penjualan saham sebesar Rp1 triliun lebih itu dialihkan untuk pembangunan sekolah dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan, dividen yang diterima terakhir dari PT Delta hanya Rp38 miliar. Adapun nilai yang dibidik Pemprov DKI sebesar Rp1 triliun. “Perlu 50 tahun untuk kita mencapai Rp1 triliun. Time value of money-nya tiap tahun kalau dihitung di depan sekitar 10, 15, 20 tahun,” kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta kemarin.

Kepemilikan saham PT Delta tidak bersinggungan langsung dengan masyarakat Jakarta. Hasil penjualan saham di atas Rp1 triliun jelas sangat bisa langsung dirasakan.

Misalnya untuk membangun 60 gedung sekolah atau merehabilitasi total 60 gedung dengan satu-dua gedung bertaraf internasional. Kemudian dana penjualan saham bir juga bisa dianggarkan untuk membentuk lokasi-lokasi penampungan pedagang kaki lima (PKL) seperti skybridge Tanah Abang. “Itu bisa dilaksanakan langsung dan dirasakan masyarakat,” ucapnya.

 Melihat Aktivitas Para Karyawan di Ruang Trading Saham

Adapun proses pelepasan saham PT Delta akan melalui pro ses yang transparan, kredibel, dan dipertanggungjawabkan. Pemprov DKI akan berkoordinasi dengan DPRD, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan pihak terkait seperti penasihat ke uang an, KJPT, notaris, serta kon sultan.

“Saya dulu di dunia usaha, keputusan ini sangat rasional dari segi kenapa harus melepas, kenapa harus invest, kenapa harus kurangi saham di sini, itu sebuah keputusan day to day kalau di dunia usaha. Kita harapkan ada transparansi, kredibel, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ungkap Sandi.

 Gelar Galeri Koperasi WOW, Sandiaga Uno Resmikan Koperasi LIRA Sejahtera

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi mengatakan, sesuai dengan instruksi Wagub Sandiaga Uno, saat ini pihaknya tengah mengkaji terlebih dulu pelepasan saham PT Delta.

Dalam waktu dekat Pemprov DKI akan menemui beberapa pihak terkait, termasuk OJK. Saham pemprov di PT Delta sudah ada sejak DKI Jakarta dipimpin Ali Sadikin. Kini saham yang dimiliki sebesar 26,25%.

Jumlah itu merupakan gabungan dari 23,34% saham Pemprov DKI dan 2,91% milik Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal. Laba bersih PT Delta pada 2013 sebesar Rp270,4 miliar, kemudian 2014 naik menjadi Rp288,4 miliar.

Pada 2015 sempat turun menjadi Rp192 miliar, tetapi pada 2016 perusahaan mencatatkan keuntungan sebesar Rp254 miliar (selengkapnya lihat infografis).

“Jika saham di PT Delta dilepas, Pemprov DKI harus mencari pemasukan dari sektor lain. Investasi itu tergantung kebutuhan. Kalau ada yang dilepas, berarti harus ada pengganti,” kata Michael.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menilai pelepasan saham PT Delta ha nyalah pelunasan janji kampanye semata. Sebab pelepasan saham tidak melalui proses aturan sebagai mana mestinya. Menurut dia, untuk melepaskan saham suatu perusahaan daerah atau BUMD yang sehat, meskipun memiliki dividen kecil, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI harus memiliki kajian dan dibahas bersama dengan DPRD. (Bima Setiyadi)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini