Berdasarkan riset, dirinya memperkirakan puncak arus mudik lebaran akan terjadi dua kali. Yakni pada tanggal 8,9 Juni dan juga 12,13 Juni, sementara puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 19 dan 20 Juni.
"Jadi kita bukan memperkirakan saja tapi melakukan riset. Sebelum pengumuman libur panjang, itu memang 12,13. Tapi setelah itu kita evaluasi lagi sekarang ada dua puncak mudik jadi 8,9 12,13 pulangnya juga gitu. Tadinya 24,25 sekarang 19,20 lebih banyak," jelasnya.

Meskipun begitu, dirinya mengaku optimis pada musim mudik lebaran tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu. Sebab sudah ada beberapa ruas tol fungsional yang sudah siap dilalui pemudik.
Apalagi, kondisi jalan tol yang fungsional ini jauh lebih baik dari hari-hari yang lalu. Mulai dari sisi kualitas jalannya yang sudah tidak lagi bertanah merah, hingga fasilitas rest area dan juga SPBU yang sudah disiapkan meskipun hanya sebatas sementara.