JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan klarifikasi terkait Laporan Penetapan e-formasi Tenaga Honorer, Pegawai tidak tetap, Pegawai Tetap non-PNS dan Tenaga Kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016-2019. Dalam klarifikasinya, BKN memastikan jika laporan yang mengatasnamakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu palsu alias hoax.
Kelapa Biro Humas BKN Muhammad Ridwan mengatakan, pemerintah memang berencana membuka lowongan CPNS 2018. Adapun pembukaan CPNS 2018 diperkirakan akan dilakukan usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak berlangsung.
Namun hingga saat ini penghitungan kebutuhan CPNS di pusat dan daerah belum selesai dilakukan. Oleh karenanya, dirinya secara tegas jika laporan tersebut adalah palsu.
"Pemerintah memang berencana membuka penerimaan CPNS tahun 2018 setelah proses Pilkada selesai, sekitar akhir Juni atau awal Juli 2018. Namun sampai hari ini pemerintah belum memberikan surat resmi tentang formasi CPNS TA 2018. Jadi surat tentang laporan penetapan e-formasi itu hoax," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Okezone, Kamis (21/6/2018).

Ridwan juga meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati jika menemukan surat-surat edaran yang sumbernya kurang valid. Apalagi, jika sampai meminta uang jaminan, hal tersebut menurutnya, 100% salah dan bukanlah berasal dari BKN.
Menurutnya, masyarakat bisa mengecek langsung informasi mengenai lowongan CPNS di website pribadi BKN. Atau, masyarakat juga bisa melihat seluruh perkembangan penerimaan CPNS melalui media resmi baik Elektronik, cetak maupun online.