nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Melemah, Siap-Siap Harga Mi Instan hingga Roti Bakal Naik

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 07 Juli 2018 13:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 07 320 1919264 rupiah-melemah-siap-siap-harga-mi-instan-hingga-roti-bakal-naik-XBatysOJ2Y.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Pengusaha yang tergabung dalam Gabung Pegusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) tengah mengkaji rencana kenaikan harga produk. Hal tersebut dilakukan seiring terus melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Ketua Umum Gappmi Adhi Lukman mengatakan, pelemahan nilai tukar sangat berpengaruh besar terhadap bahan pokok. Bila dihitung pengaruhnya sampai 3%-6% tergantung jenis industri, kategori pangan dan semakin besar ketergantung impor semakin tinggi kenaikan harga pokok industrinya.

"Ini sekarang kita sedang me-review apakah perlu naikan harga pokok atau tidak, industri selalu efisiensi dan pertimbangkan apakah perlu ganti bahan baku, kemasan, apakah perlu mengubah ukuran, jual dan sebagainya. Ini semua dalam kajian," tuturnya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (7/7/2018).

 

Hanya saja, kenaikan harga ini tentu membutuhkan waktu evaluasi yang matang. Oleh karena itu, sekarang setiap industri sedang menghitung apakah margin yang ada di industri ini mampu untuk menutupi kenaikan ini.

"Ujung-ujungnya kalau tidak bisa jalan terkahir adalah menaikan harga," tuturnya.

 

Adhi mengungkapkan, bahan pokok yang sangat terasa dampaknya ketika Rupiah melemah adalah terigu 100%, gula 100%, susu 80%, garam 70%, pewarna makanan 60%-70%. Semua ini masih impor.

"Karena bahan bakunya itu, maka roti pasti (naik), mi instan juga. Tapi itu jalan terakhir, sepanjang perusahaan masih ada margin tidak ada pilihan harga," ujarnya

(dni)

Berita Terkait

Industri Makanan

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini