Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Sudah Habiskan Rp18,5 Triliun untuk Jaga Rupiah

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Rabu, 11 Juli 2018 |19:23 WIB
BI Sudah Habiskan Rp18,5 Triliun untuk Jaga Rupiah
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

Hal ini dinilai adanya kepercayaan investor untuk menanamkan dananya di Tanah Air, mengingat yield atau imbal hasil yang ditawarkan cukup atraktif. Adapun saat ini imbal hasil SBN yang ditawarkan sebesar 7,4%.

"Inflow sudah masuk, artinya investor-investor sudah lihat gejolak global memang dampaknya mungkin ada tapi sementara. (Mereka) melihat yield di Indonesia yang atraktif bagi mereka," jelasnya.

Wawancara Khusus Bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Untuk diketahui, BI telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 100 bps, dalam dua bulan terakhir, jadi ke level 5,25%. Kebijakan tersebut untuk menekan pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Beradasarkan kurs tengah BI (Jisdor), Rupiah hari ini berada di level Rp14.391 per USD.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement