nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Rudiantara Tantang Go-Jek, Tokopedia, dan Traveloka Lakukan IPO

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 12:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 12 278 1921319 menteri-rudiantara-tantang-go-jek-tokopedia-dan-traveloka-lakukan-ipo-m0nOdTt4MJ.jpg Menkominfo Rudiantara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kembali menyinggung soal penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) start up yang memiliki valuasi lebih dari USD1 miliar atau biasa dikenal start up unicorn. Hal tersebut disampaikan Menkominfo pada pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.

Rudiantara hadir memberi sambutan pada pencatatan saham perdana PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) yang merupakan perusahaan jasa teknologi informasi, digital dan telekomunikasi.

Alhamdulillah, Perdagangan IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat 6,30 Poin 

"Saya berharap unicorn-unicorn masuk ke bursa efek Indonesia. Hanya masalah waktu dan masalah size dari pada offering nya," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Rudiantara pun sempat melontarkan pujian pada Direksi NFC Indonesia atas keberaniannya melantai di pasar modal, meskipun belum memiliki aset yang setara dengan aset para unicorn. Indonesia sendiri, saat ini memiliki beberapa unicorn, antara lain Go-Jek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka.

Baca Juga: Startup Unicorn Tak Mau IPO, Rudiantara: Ayo Kita Bicara

Unicorn tersebut belum tercatat sebagai perusahaan di pasar modal.

"Walaupun mereka belum unicorn, tapi ada keberanian masuk ke bursa di Indonesia," ujar Rudiantara.

Meskipun Rudiantara mengaku sangat berharap unicorn menjadi perusahaan publik, akan tetapi dia menyerahkan seluruh keputusan tersebut kepada pihak perusahaan. Pemerintah serta BEI hanya sebatas mendorong dan memfasilitasi agar start up unicorn bisa menjadi anggota di pasar modal.

Alhamdulillah, Perdagangan IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat 6,30 Poin 

"Masuk ke bursa adalah keputusan bisnis bukan pemerintah yang minta," tegas Rudiantara.

Sekadar informasi, perusahaan teknologi yang telah tercatat di pasar modal antara lain, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) yang melantai pada 5 Oktober 2017, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) yang tercatat pada 1 November 2017, serta PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) yang masuk ke pasar modal hari ini.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini