Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Buka Warung Jamu Tradisional, Ini Hitungan Modalnya

Rafida Ulfa , Jurnalis-Senin, 30 Juli 2018 |05:07 WIB
Ingin Buka Warung Jamu Tradisional, Ini Hitungan Modalnya
Bisnis Jamu (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Apakah Anda pernah minum jamu tradisional? Jamu merupakan minuman yang sangat baik bagi kesehatan. Tidak hanya membuat sehat, jamu juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tampaknya, khasiat dahsyat dari jamu tradisional ini telah dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mengeruk keuntungan yang besar. Benar, bisnis jamu tradisional merupakan bisnis yang cukup menguntungkan dan tidak ada matinya.

Saat ini, nilai ekonomi peredaran jamu tradisional mulai berkembang. Hal ini ditunjang dengan kenyataan bahwa harga jamu tradisional masih jauh lebih murah daripada obat kedokteran sehingga lebih terjangkau. Berikut adalah analisis perhitungan biaya dan keuntungannya yang dilansir dari buku Pengangguran Kaya Raya milik Wildan Fatoni terbitan 2016:

jamu

1. Modal Investasi Awal

a. Sewa tempat per bulan Rp650.000

b. Etalase jamu Rp2.700.000

c. Daftarkan produkke BPOM Rp1.500.000

d. Peralatan masak 1.000.000

e. Termos es batu dan blender Rp550.000

Total Rp7.600.000

jamu

2. Biaya Operasional Bulanan

a. Bahan baku (temulawak, kencur, jahe, dan lain-lain) Rp6.500.000

b. Kemasan Rp1.700.000

c. Sewa tempat Rp650.000

d. Gaji karyawan Rp750.000

e. Biaya listrik, dan lain-lain Rp600.000

Total Rp10.200.000

jamu

3. Asumsi Pendapatan per Bulan

a. Pendapatan

= rata-rata penjualan 80 kemasan @Rp5.000

= 80 kemasan x Rp5.000 x 30 hari

= Rp12.000.000

b. Keuntungan

= pendapatan – biaya operasional bulanan

= Rp12.000.000 – Rp10.200.000

= Rp1.800.000

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement