nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menperin Kejar Penurunan PPnBM demi Produksi Kendaraan Listrik

ant, Jurnalis · Selasa 31 Juli 2018 17:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 31 20 1929897 menperin-kejar-penurunan-ppnbm-demi-produksi-kendaraan-listrik-DElZvmoBjS.jpg Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya tengah mengejar aturan mengenai PPnBM (Pajak Penjualan Atas Barang Mewah) untuk mendukung target produksi kendaraan listrik di Indonesia.

Pemerintah menargetkan produksi mobil ramah lingkungan (low carbon emission vehicle/LCEV) mencapai 25% dari total produksi kendaraan roda empat yang mencapai 3 juta unit pada 2030.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Kunjungi Stan-Stan Pameran IIS 

"Sekarang yang dikejar adalah penurunan dari PPnBM. Dengan penurunan PPnBM maka para produsen bisa melakukan 'premarketing' untuk kendaraan listrik sehingga mendapatkan volume untuk bisa diproduksi," katanya dalam Seminar and Exhibition Electric Car di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Penurunan PPnBM dinilai dapat mendorong produksi kendaraan listrik sekaligus mendukung program ramah lingkungan. Menurut politisi Partai Golkar itu, PPnBM nagi kendaraan listrik masih tinggi sehingga menyebabkan harganya menjadi lebih mahal hingga 30% dibanding kendaraan konvensional.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Kunjungi Stan-Stan Pameran IIS 

"Ini menjadi disinsentif untuk kendaraan listrik. Secara 'cost' kendaraan listrik ini juga 30% lebih mahal dari teknologi 'internal combustion engine'," katanya.

Di sisi lain, lanjut Airlangga, pemerintah juga akan menyiapkan tax holiday untuk industri penyokong seperti baterai. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong investasi industri kendaraan listrik ke depan.

"Dengan tax holiday diharapkan investasinya bertambah," tuturnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini