Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

China Marah dan Mengecam Kebijakan Perdagangan Trump

Agregasi VOA , Jurnalis-Rabu, 08 Agustus 2018 |08:09 WIB
China Marah dan Mengecam Kebijakan Perdagangan Trump
Presiden Donald Trump (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Media pemerintah China bereaksi terhadap kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump AS melawan China dengan beragam cara. Seraya mencela tindakan pemimpin AS itu, Beijing menggunakan medianya untuk menenangkan pasar dan mengungkapkan kekhawatiran tentang dampaknya pada perekonomian China.

Sebuah editorial di surat kabar People's Daily yang dikelola Partai Komunis mengatakan bahwa dengan menaikkan tarif dan kemudian menawarkan negosiasi, pemerinthan Trump mencoba menggunakan "diplomasi wortel dan tongkat (penghargaan dan hukuman) untuk menggertak China agar memberi konsesi perdagangan sepihak."

Surat kabar itu selanjutnya mengatakan, "China pada akhirnya akan mengalahkan pemerasan perdagangan itu dan AS tidak mungkin memaksa China menyerah pada tekanan AS."

Donald Trump: AS Siap Bekerja Sama dengan Negara-Negara APEC 

Namun, seorang pejabat senior China yang terkait dengan Mahkamah Agung negara itu baru-baru ini menyatakan khawatir gesekan perdagangan dengan AS akan mengakibatkan kebangkrutan perusahaan-perusahaan milik negara.

"Sulit untuk memprediksi bagaimana perang dagang ini akan berkembang dan sejauh mana," kata Du Wanhua, wakil direktur komite penasihat Mahkamah Agung dalam sebuah artikel yang dimuat People’s Daily.

"Tapi satu hal yang pasti: jika AS memberlakukan tarif impor China menyusul perintah senilai USD60 miliar, USD200 miliar, atau bahkan USD500 miliar, banyak perusahaan China akan bangkrut," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement