Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Gurita Bisnis Keluarga Terkaya di Dunia

Ulfa Arieza , Jurnalis-Minggu, 12 Agustus 2018 |16:29 WIB
Fakta Gurita Bisnis Keluarga Terkaya di Dunia
Foto: Keluarga terkaya di dunia (Reuters)
A
A
A

Sejak Awal 2018, Stefan Quandt telah menjadi pemegang saham terbesar di BMW. Selain membuatnya semakin kaya, juga menegaskan keluarga Quandt sebagai salah satu keluarga terkaya di dunia.

Di bawah kendalinya, BMW tidak hanya semakin mendunia, juga mampu menaikkan jumlah kepemilikan saham di perusahaan miliknya yang diwarisi dari sang ibu Johanna Quandt. Sekarang, sahamnya sudah mencapai 25,83% dengan nilai USD16,6 miliar. Dengan kepemilikan saham ini, di bawah peraturan usaha Jerman, maka Stefan memiliki hak veto di perusahaan atau hak kontrol hingga 75%.

Keluarga Quandt sendiri selama bertahun-tahun mengontrol tidak kurang 46% dari perusahaan asal Jerman yang juga memiliki Rolls Royce dan Mini tersebut. Dengan kepemilikan saham Quandt yang semakin membesar, dia menjadi pemegang keputusan terbesar. Bahkan, mencegah perusahaannya dibeli oleh orang lain jika diperlukan.

2. Keluarga Ruben Rausing

 

Tetra Pak adalah sebuah perusahaan minuman berkemasan karton berjangka panjang yang dipelopori oleh Ruben Rausing di Swedia pada tahun 1950. Kekayaan Tetra Pak sebesar USD30,9 miliar atau sekitar Rp448,05 triliun (Rp14.500 per USD).

Atas kekayaan tersebut, Bloomberg memasukan Tetra Pak sebagai keluarga terkaya di dunia. Tetra Pak dibangun oleh Ruben Rausing pada 1929. Kini anak Ruben, yaitu Hans Rausing, yang mengatur semua lini bisnis Tetra Pak, satu dari perusahaan kemasan terbesar di dunia. Anak dari Ruben yang lainnya yaitu Gad Rausing, menjual sahamnya pada 1995 dan sejak itu berinvestasi dalam kemasan ramah lingkungan dan ekuitas melalui Alta Advisers yang berbasis di London.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement