JAKARTA – Pemerintah mencatat realisasi investasi minyak dan gas bumi pada semester I-2018 baru tercapai 30%.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), target investasi migas tahun ini sebesar USD16,8 miliar. Sementara investasi migas pada semester I-2018 sebesar USD5,11 miliar atau setara Rp74 triliun (kurs Rp14.500 per USD) terdiri dari investasi hulu migas USD3,9 miliar dan hilir USD1,21 miliar.
“Realisasi migas tidak bisa digambarkan hanya melalui data kuartal atau semesteran. Realisasi migas baru bisa terlihat sampai akhir tahun,” ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar di Jakarta.
Arcandra optimistis target realisasi investasi migas bisa tercapai hingga akhir tahun ini. Hal itu dilihat dari banyaknya blok migas yang dilelang pemerintah sehingga mendongkrak investasi.

Seperti diketahui, pemerintah baru saja memutuskan nasib 19 blok migas terminasi yang habis kontrak pada 2018-2021. Dari keputusan itu, pemerintah memperoleh komitmen kerja dari para kontraktor untuk mengelola blok yang telah mendapat kepastian. Total nilai komitmennya mencapai USD1,68 miliar atau sekitar Rp23,5 triliun. Dengan komitmen tersebut, kontribusi investasi migas diharapkan meningkat.