Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Susi Ajak Masyarakat Menghadap Laut 19 Agustus, Ada Apa?

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 13 Agustus 2018 |15:12 WIB
Menteri Susi Ajak Masyarakat Menghadap Laut 19 Agustus, Ada Apa?
Menteri KKP Susi Pudjiastuti bersama Kaka Slank (Foto: Giri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah tengah fokus untuk memerangi sampah laut yang ada di perairan Indonesia. Sebab, wilayah kelautan Indonesia menjadi salah satu yang paling tercemar di dunia.

Oleh karena itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan menghadap laut pada 19 Agustus 2018 mendatang. Hal tersebut merupakan gerakan yang diprakarsai oleh Pandu Laut untuk membersihkan sampah plastik di wilayah perairan Indonesia.

Susi menambahkan, ada sekitar 73 titik di seluruh Indonesia akan dilakukan gerakan atau aksi bersih-bersih pantai. Dipilihnya 73 titik tersebut sebagai simbol perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia yang ke-73 tahun yang akan jatuh pada tanggal 17 Agustus 2018 mendatang.

Menteri Susi Angkat Bicara soal Kebakaran Kapal di Pelabuhan Benoa

"Sebagai bukti cinta dan loyalitas kita ke NKRI Pandu Laut ingin melakukan sebuah aksi nasional yang akan kita lakukan dan sudah diidentifikasi di 73 titik," kata Susi, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (11/8/2018).

Susi pun mengajak semua lapisan masyarakat berpartisipasi dalam gerakan tersebut, tidak hanya membersihkan lautan‎ tetapi juga membersihkan sungai dan danau, aksi tersebut juga tidak berpatok pada 73 titik yang telah ditentukan. Diharapakan, lewat aksi tersebut, sampah-sampah plastik yang mencemari perairan bisa bersih.

Nantinya, Susi sendiri akan melakukan aksi di Bitung Sulawesi Utara. Sementara Kaka Slank sendiri nantinya akan melakukan aksi di Makassar Sulawesi Selatan.

"Saya menghimbau kesemua yang ingin melakukan sama-sama menghadap ke laut Tanggal 19 Agustus, untuk menunjukan cinta dan kesediaan kita menjaga merawat laut kita, dengan mengambil memungut sampah terutama sampah plastik yang tidak bisa ‎diurai alam," jelasnya.

Ini Ikan Tuna 5 Ton yang Diberikan Menteri Susi untuk Santri Ponpes Tebuireng & Gontor

Susi menjelaskan, gerakan ini diprakarsai karena pencemaran laut oleh sampah khususnya plastik sangat mengancam keberlangsungan biota laut dan manusia. sebab itu pemerintah mencanangkan pembersihan 70% ‎sampah di laut pada 2025.

"Kita sudah dengar bahaya plastik di laut kita, bagaimana bisa mengurangi 70% sampah di lautan," tuturnya.

Sebagai informasi, aksi bersih pantai tersebut merupakan gerakan sukarelawan, sebab itu masyarakat yang ingin berpartisipasi diharapkan membawa karung beras untuk dijadikan wadah sampah. Selain itu, membawa botol minum untuk menghindari botol kemasan, serta mendaftarkan diri melalui akun instagram @bluesinblue.id‎

Adapun waktu pelaksanaannya ‎bervariasi pada setiap wilayah, untuk Wilayah Indonesia Bagian Barat (WIB) dimulai dari pukul 14.00 sampai 16.00, Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA) dimulai pukul 15.00 sampai 17.00 WIB dan Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) dimulai pukul 16.00 sampai 18.00.

(feb)

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement