“Negara maju seperti Amerika, Korea, Jepang maju bukan karena banyak professor, mereka maju karena banyak enterpreneur yang siap bersaing dan menghargai hasilnya,” tuturnya.
Hal kedua yang mesti diperbaiki, kata Bambang adalah pendidikan tinggi harus memberi dampak lebih pada bangsa. Diharapan semua universitas memberikan impact yang positif dan membangun hal spesialisasi dari universitas tersebut.
“Saya harapkan peran diaspora Indonesia saat ini, seperti diaspora Korea dan Vietnam. Karena Vietnam memberikan lompatan yang luar biasa bagi diaspora, saya kurang tahu mengenai dibidang ilmuwan yang saya tahu dibidang pengusaha, karena yang saya tahu Vietnam itu bisnisnya luar biasa, sebagian besar pengusahanya merupakan orang-orang yang berkembang,” ujarnya.
(feb)
(Rani Hardjanti)