nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investasi Asing Hanya Rp95,7 Triliun, Paling Besar di Pertambangan

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 Agustus 2018 14:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 14 320 1936322 investasi-asing-hanya-rp95-7-triliun-paling-besar-di-pertambangan-wj64Ysn4lS.jpg BKPM beri keterengan pers terkait realisasi PMA triwulan II-2018

JAKARTA - Penanaman Modal Asing (PMA) anjlok pada triwulan kedua tahun ini. Tercatat investasi asing hanya mencapai Rp95,7 triliun atau lebih rendah dari realisasi investasi PMA pada triwulan pertama sebesar Rp109,9 triliun.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Azhar Lubis mengatakan, pertambangan masih jadi sektor yang menjadi penyumbang terbesar investasi PMA yang masuk. Tercatat pada triwulan II-2018 ini, PMA yang masuk dalam bidang pertambangan adalah sekitar USD1 miliar.

Kemudian, ada di bidang perumahan, kawasan, industri dan perkantoran yang total investasinya sama dengan pertambangan. Investasi PMA dibidang perumahan, kawasan, industri, dan perkantoran USD1 miliar.

Kemudian ada juga pada bidang listrik, gas dan air yang mencapai USD900 juta. Kemudahan disusul oleh industri logam, mesin dan elektronik serta ada juga di bidang transportasi, gudang dan telekomunikasi masing masing sebesar USD800 juta dan USD600 juta.

Apabila seluruh sektor industri digabung, maka terlihat kontribusi yang cukup besar terhadap PMA. Tercatat kontribusi industri sebesar USD2,5 miliar atau 35,6% dari total PMA.

"Kalau kita jumlahkan tambang yang paling tinggi lalu gudang telekomuniasi, listrik, makanan dan minuman dan kawasan industri perumahan dan perkantoran," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKPM, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Sementara itu, realisasi PMA berdasarkan lokasi proyek pada triwulan II-2018 masih berpusat di pulau Jawa dengan total investasi mencapai Rp94,4 triliun. Sementara investasi asing di luar pulau Jawa hanya sebesar Rp81,9 triliun.

Adapun rinciannya adalah Jawa Barat sebesar USD1 miliar. Kemudian PMA di kuartal II-2018 yakni DKI Jakarta sebesar USD1 miliar juga sama dengan Jawa Barat.

Kemudian ada Banten dengan total investasi asing selama kuartal II-2018 yang mencapai USD800 juta. Lalu ditempat keempat dan kelima ada Sumatera Selatan dan Jawa Tengah masing-masing realisasi PMA sebesar USD600 juta dan USD500 juta.

Sementara realisasi PMA berdasarkan negara masih ditempati lima negara. Pertama adalah Singapura USD2,4 miliar, lalu ada Jepang USD1 miliar dan Tiongkok USD709 juta. Kemudian ada Hongkong USD600 juta dan Malaysia USD400 juta.

 

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini