Share

Alasan Apartemen Cocok Jadi Hunian Pertama Milenial

Agregasi Rumah.com, Jurnalis · Minggu 19 Agustus 2018 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 19 470 1938562 alasan-apartemen-cocok-jadi-hunian-pertama-milenial-axbpZVeXpg.jpg Foto: Alasan apartemen cocok untuk generasi milenial (Okezone)

JAKARTA - Apakah Anda sedang bingung memilih antara apartemen atau rumah tapak untuk menjadi hunian pertama? Jawabannya mungkin tergantung kepada kebutuhan masing-masing individu.

Beberapa orang yang tinggal di perkotaan lebih banyak memilih hunian vertikal karena dianggap lebih mudah diakses dari lokasi aktivitas seperti pusat bisnis dan komersial.

Akan tetapi di sisi lain, ada yang menganggap bahwa tinggal di apartemen hanya cocok bagi mereka yang workaholic atau individualis.

Di tengah perdebatan tersebut, pertumbuhan apartemen terus berkembang cepat bak jamur di musim hujan. Tidak hanya di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan Bandung saja, namun kini penyebarannya mulai merata di sejumlah emerging cities seperti Bodetabek, Solo, Makassar, Semarang dan sebagainya.

Dengan ragam konsep dan penawaran harga yang bervariasi, Anda tinggal memilih unit yang sesuai dengan kebutuhan. Sebenarnya, faktor apa saja yang menjadi keunggulan apartemen agar dipilih oleh first time buyer?

1. Biaya hidup lebih terjangkau

Jika Anda berniat mencari hunian yang dekat dengan kantor, maka apartemen adalah pilihan hunian pertama yang paling hemat biaya. Faktanya, harga rumah tapak yang semakin melangit di beberapa pusat kota, contohnya di Jakarta Pusat yang mencapai Rp40 juta per meter persegi.

Sementara itu, beberapa apartemen baru di sekitaran Jakarta masih ada yang membanderol harga terjangkau. Sebagai contoh The Parc yang ditawarkan hanya Rp300 juta. Apartemen ini berlokasi dalam satu kawasan SouthCity, Pondok Cabe.

2. Biaya perawatannya rendah

Keuntungan lain tinggal di apartemen adalah Anda tidak harus melakukan perawatan hunian yang banyak. Seperti memotong rumput, membersihkan selokan depan rumah, atau kegiatan beres-beres jika tinggal di rumah tapak.

Meski nilai investasi rumah tapak bisa meningkat dalam beberapa tahun, namun hal ini sesuai dengan biaya perawatan yang dikeluarkan setiap tahunnya.

Di sisi lain, bila tinggal di apartemen Anda tinggal fokus melakukan perawatan di area interior dan balkon saja. Dengan waktu yang lebih longgar tanpa harus merawat bangunan, Anda bisa menghabiskan waktu di akhir pekan bersama keluarga atau menyelesaikan pekerjaan.

3. Potensi investasi yang menjanjikan

Hunian pertama tak selalu menjadi tempat tinggal yang ideal dalam jangka waktu lama. Ketika Anda sudah memiliki tabungan yang cukup dan kebutuhan hunian yang baru, tidak ada salahnya untuk menjual hunian lama.

Nah, dengan memilih apartemen sebagai hunian pertama, selain biaya perawatannya yang murah, properti ini juga mudah dijual atau disewakan dengan cepat.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini