CHICAGO - Menghadapi perkembangan zaman yang cepat berubah, McDonald’s mulai berbenah. McDonald’s ingin memperbaiki citranya sebagai restoran cepat saji dengan rencana inovasi dan renovasi senilai USD6 miliar (Rp88 triliun).
Proyek inovasi dan renovasi tersebut akan dilakukan di 8.700 restoran yang berada di Amerika Serikat (AS) dan Kanada sepanjang 2020. Tidak hanya itu, McDonald’s juga bertekad terus melakukan inovasi seiring perkembangan yang ada secara global.
“McDonald’s berupaya mencoba dan ingin jadi lebih modern atau kehilangan lebih banyak konsumen,” ungkap Miche line Maynard, pengamat industri makanan pada Forbes.
Tahun lalu, saat McDonald’s menerapkan sistem pemesanan mobile, perusahaan itu mengaku kehilangan setengah miliar potensi transaksi sejak 2012. “Itu sebanyak konsumen yang mereka miliki dari 1955, tahun berdirinya McDonald’s hingga 1961,” papar Maynard.
Berbagai ide yang diungkapkan McDonald’s termasuk perluasan kios-kios pemesanan mobile yang telah dipasang di sejumlah outlet. McDonald’s juga berencana memodernisasi ruangan makan malam dan mengadaptasi selera lokal. Beberapa restoran akan memiliki meja layanan dan tempat lebih besar untuk minuman McCafe.
Perusahaan itu juga merencanakan memasang papan menu digital di dalam ruangan dan di lokasi drive-through. “Langkah itu memungkinkan McDonald’s menjadi lebih mudah dalam memperbarui menu yang ada dan mengubah harga untuk menyesuaikan jika ada tawaran spesial bagi konsumen,” ungkap Maynard.
McDonald’s telah menerapkan tempat pengambilan pesanan di beberapa tempat, mulai dari CPK and Applebee’s hingga jaringan regional seperti Olga’s Kitchen yang berbasis di Detroit. Perbaikan itu tidak murah. Yang paling mahal berada di Texas, tempat McDonald’s membelanjakan USD840 juta. Renovasi akan mencapai USD550 juta di California, USD410 juta di negara bagian Illinois, dan USD400 juta di Michigan.
“Ini dapat memerlukan waktu lama untuk mengubah persepsi seperti pengalaman di Chicago misalnya. Pekan lalu Mc Donald’s membuka outlet baru futuristik di Near North Side yang beberapa orang menampilkan penampilannya dengan Apple Store,” papar Maynard. Restoran di Chicago itu memiliki panel surya yang membantu menyediakan listrik, semua menggunakan teknologi baru dan layar sentuh. Tempat yang dirombak itu menggantikan yang sebelumnya dikenal sebagai Rock ‘n’ Roll Mc Donald’s yang memiliki memorabilia musik dan tema retro. McDonald’s memang telah menghabiskan beberapa tahun terakhir untuk merombak citra mereka.

Dengan meningkatnya kesadaran tentang dampak makanan cepat saji, banyak perusahaan berupaya memikirkan kembali strategi branding mereka. McDonald’s telah menambahkan makanan sehat dalam sajian menunya. Mereka juga terus berupaya mengubah citranya secara global. Raksasa jaringan makanan cepat saji itu pun membangun visi masa depan dengan restoran baru di Chicago yang futuristik. Di restoran tersebut, para konsumen dapat langsung menggunakan sejumlah kios untuk memesan menu, layanan meja, pesanan mobile dan pembayaran, pengiriman serta tempat mengisi baterai smartphone. McDonald’s juga membangun taman indoor dan lebih dari 70 pohon di lantai bawah.

Restoran baru itu didesain oleh perusahaan Ross Barney Architects yang berbasis di Chicago. Dengan konsep baru yang telah beroperasi di Chicago itu, Mc Donald’s jelas akan membawa tren futuristik pada jaringan makanan cepat sajinya. Saat Ray Kroc menjadi agen franchise untuk Richard dan Maurice McDonald pada 1955, belum terbayang oleh siapa pun bahwa perusahaan itu akan menjadi raksasa restoran burger dengan lebih dari 35.000 toko di 119 negara berbeda. Kini perusahaan itu menciptakan salah satu model bisnis paling mengesankan untuk diikuti. McDonald’s pun terus berupaya mempertahankan dominasi globalnya dengan berbagai strategi.
Perusahaan itu tetap menjaga konsistensi. “Tidak masalah di mana Anda berada di dunia, Anda dapat memastikan bahwa saat Anda masuk ke Mc Donald’s, Anda memiliki pengalaman serupa dalam hal menu, bungkus makanan, dan desain bangunan,” ungkap John Rampton pada Entrepreneur.com. Pada 1961 Ray Kroc meluncurkan Hamburger University sebagai sekolah pelatihan yang menekankan konsistensi restoran dalam melaksanakan prosedur, layanan, kualitas, dan kebersihan. Saat ini berbagai franchise menghadiri program itu untuk belajar dan menerapkan visi Ray Kroc.
(Syarifuddin)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.