3. Gunakan saat Mendesak
Sebagai pemegang kartu kredit, Anda harus mampu mengontrol penggunaan kartu kredit. Jangan sampai kebablasan dan malah menyengsarakan hidup Anda. Ingatlah bahwa setiap fasilitas kartu kredit yang diberikan sejatinya untuk memudahkan transaksi pembayaran, bukan kartu untuk berutang.
Oleh karena itu, manfaatkanlah fasilitas tarik tunai kartu kredit secara bijak. Contohnya menggunakannya hanya untuk kebutuhan yang betul-betul urgent, misal dalam keadaan gawat darurat atau untuk modal usaha.
Pastikan jumlah penarikan tunai sudah diestimasi atau dikalkulasi terlebih dahulu dengan kemampuan bayar Anda. Untuk saran, sebaiknya jika Anda masih mempunyai saldo di kartu debit, maka utamakan tarik tunai dengan kartu debit untuk menghindari biaya dan bunga yang besar dan beranak-pinak.

(foto: reuters)
4. Lunasi Penuh dan Tepat Waktu
Berani menggunakan tarik tunai kartu kredit, berarti Anda harus memenuhi tanggung jawab untuk membayar utang atau tagihan tersebut. Sebisa mungkin lunasi utang secara penuh atau full payment dan tepat waktu. Jadi bukan minimum payment. Cara ini bisa menghindari Anda dari jebakan utang dari bunga yang terus bertambah setiap bulannya. Enggak mau kan kalau sampai harus dikejar-kejar debt collector?
Jadilah Pengguna Kartu Kredit yang Bijak
Gunakan kartu kredit secara bijak dan cerdas. Hindari gaya hidup konsumtif agar Anda tak perlu menggunakan tarik tunai kartu kredit hanya untuk belanja yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, pengeluaran bisa terkontrol dengan baik.
Perlu diingat, tarik tunai kartu kredit bisa menjadi solusi buat Anda yang sedang berada dalam situasi genting. Tapi bukan juga untuk gali lubang tutup lubang. Manfaatkan fasilitas tarik tunai kartu kredit dengan terencana, sehingga dapat membantu keuangan Anda.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.