7 Rumah Tahan Gempa, Siapa yang Paling Kuat?

Rafida Ulfa, Jurnalis · Rabu 29 Agustus 2018 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 29 470 1943147 7-rumah-tahan-gempa-siapa-yang-paling-kuat-KOTNNh1HaP.jpg Ilustrasi Rumah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Indonesia merupakan negara dengan pertemuan dua rangkaian gunung berapi aktif di jalur cincin api pasifik (ring of fire). Dengan posisi ini, maka Indonesia tak bisa terhindar dari adanya bencana.

Apalagi baru-baru ini musibah gempa yang terjadi bertubi-tubi menimpa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat banyak bangunan rumah dan fasilitas umum yang rusak. 

Maka dari itu, pemerintah saat ini sedang membangun solusi dengan membangun bangunan tahan gempa. Pertama, membuat rumah dengan konstruksi bangunan tahan terhadap guncangan gempa. Kedua, penggunaan teknologi perkuatan dinding Poly Propylyne Band Mash (PPBM) tembok bangunan tidak mudah runtuh meski digoyah gempa.

Inilah kontruksi bangunan modern tahan gempa dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB):

1. Growing House

Didesain dengan tingkat keamanan yang baik dan memikirkan dampak lingkungan

Karya: UGM, Yogyakarta

2. Rumah Dome

Bangunan yang dibangun tanpa pondasi yang memungkinkan bangunan menjadi tahan terhadap gempa.

Karya: Nizam

3, Barrataga

Barrataga adalah pengutan besi tulangan bangunan yang saling mengait sehingga tahan akan guncangan gempa.

Karya: Pakar Kegempaan dari UII

Yogyakarta, Sarwidi.

4. RUSPIN

Meruapakan teknologi rumah pracetak dengan menggunakan sistem sambungan dengan baut. Teknologi ini cocok diterapkan di daerah rawan gempa.

Karya: Kementerian PUPR 

5. Rumah Conwood

Desain kontruksinya berhubungan erat dengan materialnya. Panel ini terbuat dari semen dan serat sehingga lebih lentur terhadap guncangan.

Karya: PT Conwood Indonesia dan Kopassus

6. Risha

Menggunakan bahan beton bertulang pada struktur utamanya dan telah teruji tahan gempa hingga 8 skala richter (SR) dan 8 Modified Mercalli Intensity (MMI).

Karya Kemenyerian PUPR

7. Rika 

Merupakan rumah instan yang berbagan dasar dari kayu kelas rendah cepat tumbuh sehingga tahan akan guncangan gempa.

Karya: Kementerian PUPR

 

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini