JAKARTA - Kementerian Agararia dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebut banyak sekali investor asing yang berniat menanamkan modalnya di Indonesia. Bahkan ada beberapa investor yang berminat untuk membangun bisnisnya di bawah laut.
Bisnis di bawah laut yang dimaksud sendiri banyak sekali modelnya. Dari mulai hotel di bawah laut, restauran tersebut, rumah, hingga jalan tol siap dibangun di bawah laut Indonesia oleh investor asing.
Sekretaris Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Budi Suryanto mengatakan, salah satu yang serius adalah perusahan asal Australia yang berniat melakukan pembangunan perusahaan khusus penanaman mutiara di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Yang sudah ada dari Australia yaitu mutiara. Mereka luas sekali sampai ke laut tali kepastian hukumnya belum. Jadi tidak hanya itu bermacam-macam," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ATR, Jakarta, Jumat (21/9/2018).