nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Batan Targetkan Reaktor Nuklir Dibangun Tahun 2020

Hambali, Jurnalis · Selasa 25 September 2018 20:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 25 320 1955531 batan-targetkan-reaktor-nuklir-dibangun-tahun-2020-IIpvrlRd8R.jpg Badan Tenaga Nuklir (Foto: Hambali)

TANGERANG SELATAN - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menargetkan pembangunan fasilitas Reaktor Daya Eksperimental (RDE) akan dimulai pada tahun 2020. Rencana itu baru dilaksanakan menunggu pembuatan Detail Engineering Design (DED) dan rampungnya proses perijinan dari kementerian terkait.

RDE merupakan reaktor nuklir yang dapat digunakan untuk pembangkit listrik, pembangkit panas, serta dapat pula untuk memproduksi hidrogen. Karena sifatnya yang eksperimental, maka pengoperasiannya lebih banyak untuk tujuan percobaan dalam meningkatkan penguasaan teknologi.

Baca Juga: Erdogan dan Putin Bangun PLTN Pertama di Turki Senilai Rp274 Triliun

Kini proses pembangunan RED telah memasuki pembuatan DED tahap awal, direncanakan tahun 2018 ini akan selesai. Selanjutnya, tahun 2019 DED tahap akhir diperkirakan tuntas dan memasuki tahap perizinan konstruksi dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

"Harapannya 2020 baru bisa (pembangunan). Nanti dengan anggaran yang ada, kita baru bisa membangunnya. Nanti harapannya akan beroperasi tahun 2024," ungkap Suryantoro, Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir Batan, usai sarasehan bertajuk 'Mendekatkan Teknologi Nuklir Kepada Masyarakat' di Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, Selasa (25/9/2018).

Penguasaan teknologi reaktor sangat penting, mengingat negara ini masih kekurangan listrik dan pupuk, bahkan banyak industri membutuhkan energi panas untuk berbagai proses produksi.

Produksi hidrogen dari RDE bisa pula digunakan untuk bahan baku pembuatan pupuk tanaman bagi peningkatan produktivitas pertanian. Sedangkan energi panas sisa dari pembangkitan listriknya, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan proses industri.

Baca Juga: Wamen ESDM Beri Sinyal Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Siap Dibangun di RI

Nantinya, fasilitas RDE dibangun di area Puspiptek, Setu, Tangsel. Pihak Batan pun telah mengantisipasi kekhawatiran masyarakat mengenai keamanan reaktor nuklir, salah satunya dengan terus menggelar sosialisasi dampak positif pemanfaatan energi nuklir.

"Batan mempunyai inisiatif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar sini, baik Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang, dan juga Kabupaten Bogor. Tujuannya memberi informasi bahwa di sini ada fasilitas nuklir yang cukup besar, yang kita sosislisasikan adalah manfaatnya," jelas Suryantoro.

Batan memprakarsai pembangunan RDE dengan beberapa tujuan, di antaranya :

- Mendemonstrasikan PLTN kecil yang beroperasi secara aman.

- Terselenggaranya program penelitian dan pengembangan terpadu Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

- Meningkatkan penguasaan teknologi PLTN di bidang desain, konstruksi, operasi dan perawatan.

- Menguasai manajemen proyek pembangunan PLTN

Dengan mendemonstrasikan RDE, maka diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan pengoperasian reaktor daya dan kemampuan mengoperasikan reaktor nuklir akan meningkat. Kepercayaan masyarakat tersebut sangat penting, khususnya dalam menyukseskan rencana pembangunan PLTN yang besar.

Sementara, Kepala Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir, Yusi Eko Yulianto, memaparkan, pembangunan sarana nuklir di kawasan Puspiptek sudah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Sehingga, tak perlu lagi ada kecemasan masyarakat mengenai dampak yang ditimbulkan.

"Batan selama ini telah membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayah ini. kita juga lakukan latihan kedaruratan dengan Kompi Nubika, Polisi, TNI dan masyarakat, apabila terjadi kondisi darurat kita bisa bekerjasama agar semua tidak menjadi panik," ujarnya di lokasi yang sama.

 

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini