Hari Ini, Inalum Resmi Kuasai 51% Saham Freeport

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 27 September 2018 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 27 320 1956330 hari-ini-inalum-resmi-kuasai-51-saham-freeport-Hd1ugRZh9A.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Freeport McMoRan Inc, dan PT Rio Tinto Indonesia dijadwalkan menandatangani Sales Purchase Agreement (SPA) dan perjanjian lainnya pada hari ini.

Dari agenda Kementerian ESDM yang diterima Okezone, Kamis (27/9/2018), penandatanganan itu, akan dilaksanakan pada pukul 15.30 WIB di di Ruang Sarulla Kementerian ESDM Jalan Medan Merdeka Selatan No. 18 Jakarta.

Dengan penandatanganan SPA tersebut, 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) bakal resmi menjadi milik Inalum.

 Baca Juga: Dapat Pinjaman dari Luar Negeri, Inalum Langsung Beli Saham Freeport

Penandatanganan SPA ini merupakan tindak lanjut dari Head of Agreement (HoA) yang sudah ditandatangani pada 12 Juli 2018.

 

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan penyelesaian kesepakatan perjanjian divestasi saham PT Freeport Indonesia pada pekan ini.

"Pekan ini penyelesaian kesepakatan divestasi saham Freeport akan dilakukan," kata Fajar di komplek DPR Senayan, Jakarta.

Inalum pun telah mendapatkan pinjaman dana untuk membeli saham mayoritas PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam divestasi 51% perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.

Menteri ESDM Ignasius Jonan memastikan, Inalum telah memiliki dana dari luar negeri tersebut untuk membeli saham Freeport, sehingga tidak ada persoalan lagi dalam memiliki mayoritas saham dari PT Freeport.

"Sudah, pinjaman dapat dari luar negeri," ungkap Jonan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta belum lama ini,

 Baca Juga: Ibarat Jual Beli Rumah, Divestasi 51% Saham Freeport Rampung Pekan Ini

Jonan enggan merinci terkait nilai dan asal pinjaman dari pihak mana. Mantan Menhub ini hanya memaparkan bahwa proses divestasi Freeport akan segera dirampung.

 

Dalam ketentuan yang diatur dalam Head of Agreement (HoA) divestasi saham Freeport Indonesia, PT Inalum diberikan waktu selama 60 hari untuk menyelesaikan transaksi divestasi 51% saham tersebut.

"Masih sampai akhir September (batas waktunya), semestinya selesai kok (transaksi divestasi)," tandas Jonan.

Seperti diketahui, PT Inalum harus menyiapkan dana senilai USD3,85 miliar untuk membeli 51 saham Freeport Indonesia.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, menyebutkan, dana tersebut diperoleh Inalum dari hasil pinjaman sindikasi dari 11 bank. "Udah ada 11 bank yang siap membantu mendanai transaksi," kata Budi.

Dari dana USD3,8 miliar itu, sebanyak USD3,5 miliar akan digunakan untuk membeli saham Rio Tinto di PT Freeport Indonesia. Sementara, sisanya sebanyak USD350 juta untuk membeli saham Indocopper di PTFI.

"Ini dealnya, ada Freeport, Rio Tinto dan kita," ungkap Budi.‎

 

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini