JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan 27 September 2018. Emas melemah karena indeks utama dolar AS menguat setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya.
Melansir Xinhua, Jumat (28/9/2018), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun USD11,7 atau 0,98% menjadi ditutup pada USD1.187,4 per ounce.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 11,1 sen AS atau 0,77%, menjadi menetap di USD14,29 per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari 2019 turun USD14,4 atau 1,74%, menjadi ditutup pada USD814,7 per ounce.
Baca Juga: Indeks Dolar AS Menguat Imbas Kenaikan Fed Rate
Emas biasanya bergerak ke arah yang berlawanan dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya, naik 0,64% menjadi 94,94 pada pukul 19.10 GMT.
Kurs dolar AS kembali menguat terhadap mata uang utama lainnya karena para pelaku pasar terus mengantisipasi keputusan Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuannya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)