nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Incar Dana IPO Rp40 Miliar, Yelooo Integra Buka Harga Rp250-Rp375/Saham

Kamis 04 Oktober 2018 11:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 04 278 1959537 incar-dana-ipo-rp40-miliar-yelooo-integra-buka-harga-rp250-rp375-saham-U5eExaounD.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Rencanakan melepas saham ke publik sebesar 34,21% atau 130 juta saham biasa lewat penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), perusahaan rental modem perjalanan ke luar negeri PT Yelooo Integra Datanet Tbk (Passpod) menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dengan rentang harga Rp250—Rp375.

Dengan rentang penawaran pada Rp250—Rp375, perseroan berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp32,5 miliar—Rp48,75 miliar. Perseroan menunjuk Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

”Kami menargetkan dana terkumpul sekitar Rp40 miliar. Setelah dikurangi biaya-biaya emisi, dana ini rencananya akan digunakan untuk pengembangan bisnis, research and development aplikasi, dan modal kerja dalam bentuk penambahan unit modem serta power bank,” kata Direktur Utama Yelooo Integra Datanet Hiro Whardana seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

 Baca Juga: IPO, Superkrane Pasang Harga di Rp700/Saham

Yelooo Integra Datanet merupakan perusahaan yang fokus pada bidang rental modem koneksi 4G untuk masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri. Produk jasa yang bernama Passpod tersebut telah memiliki ribuan drop point di Jabodetabek.

 

Hiro menyampaikan dengan dana sebesar Rp40 miliar tersebut, perseroan akan mengekspansi sayap pada bidang-bidang lain, namun tetap menggarap pasar masyarakat Indonesia yang akan bepergian ke luar negeri.

Salah satu yang sedang dikembangkan perseroan adalah aplikasi yang berisikan informasi terkait tempat-tempat yang dapat dikunjungi di suatu negara, di mana konsumen dapat langsung mengakses dan membeli tiket melalui aplikasi tersebut. Data internal Passpod mengungkapkan, sepanjang tahun 2017 jumlah pengguna modem Passpod telah mencapai 100 ribu orang dengan total sewa 32.420 hari.

 Baca Juga: BEI: Ada 23 Perusahaan Lagi yang Siap IPO

Menggunakan teknologi virtual SIM, modem Passpod mampu memberikan jaringan internet 4G yang mudah yang bisa diakses ke lebih dari 70 negara di dunia seperti AS, Singapura, Hongkong, Thailand, Jepang, Korea Selatan, serta negara-negara di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Passpod secara resmi akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2018.

Passpod mengalokasikan dana IPO yang cukup besar, yaitu 68,10% untuk pengadaanbilling management systemdan perangkatSIMbank. Sedangkan sebesar 3.69% digunakan untukresearch and development(R&D) aplikasi berupa penambahan beragam fitur.

 

Adapun sisa dana sebesar 28,21% akan digunakan untuk modal kerja berupa pembelian modem danpower bank. Perusahaan secara bersamaan juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 78 juta Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp 500,- sampai dengan Rp 750,- yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif dengan perbandingan 5 saham baru berhak memperoleh 3 waran.

“Selain itu dana perolehan Pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja, terutama digunakan untuk pengembangan usaha ke negara lain (go regional),” tambah Hiro.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini