JAKARTA - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud berbicara mengenai hubungannya dengan Donald Trump. Dia mengatakan bahwa dengan bekerja dengan Trump, banyak hal yang telah dicapai terutama dalam hal ideologi ekstrimis.
“Saya sangat suka bekerja dengan dia dan kami telah mencapai banyak hal di Timur Tengah, terutama melawan ekstrimisme, ideologi ekstrimis, terorisme dan Da'esh (akronim Arab untuk ISIS) menghilang dalam waktu yang sangat singkat di Irak dan Suriah, dan banyak narasi ekstremis telah dihancurkan dalam dua tahun terakhir, jadi ini adalah inisiatif yang kuat,” ujarnya, seperti dilansir Bloomberg, Sabtu (6/10/2018).
Baca Juga: Otoritas Pasar Saham Arab Saudi Siap Sambut IPO Saudi Aramco
Putra Mahkota itu juga berkata bahwa mereka bekerja sama juga dengan lebih dari 50 negara, untuk menyepakati satu tujuan di Timur Tengah dan sebagian besar negara-negara tersebut akan melalui strategi itu. “Sekarang kami mendorong kembali melawan ekstremis dan teroris dan gerakan negatif Iran di Timur Tengah dengan cara yang baik. Kami memiliki investasi besar antara kedua negara. Kami memiliki peningkatan yang bagus dalam perdagangan kami—banyak pencapaian, jadi ini benar-benar hebat,” lanjutnya.
Mohammad juga mengatakan mengenai Presiden Obama yang dalam delapan tahun bekerja melawan banyak agenda tidak hanya di Arab Saudi, tetapi juga di Timur Tengah. Dan meskipun AS bekerja melawan agenda Arab Saudi, mereka tetap mampu melindungi kepentingan negara.