nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Proyek Baru, Wijaya Karya Gedung Realisasikan Target Kontrak 81,53%

Senin 08 Oktober 2018 14:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 08 278 1961062 banyak-proyek-baru-wijaya-karya-gedung-realisasikan-target-kontrak-81-53-8YtzVJF8YC.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, pencapaian kontrak baru PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (sWEGE) kian dekat dengan target setelah merealisasikan 81,53% dari total nilai yang dibidik pada tahun ini.

Corporate Secretary Wijaya Karya Bangunan Gedung Bobby Iman Setya mengatakan, perseroan telah mendapatkan tambahan sejumlah kontrak baru pada kuartal III/2018. Salah satu yang teranyar yakni pekerjaan Tamansari Cedikia, Semarang senilai Rp373 miliar milik PT Wijaya Karya Realty.”Sehingga kontrak di September 2018 mencapai Rp6,36 triliun,” ujarnya di Jakarta, dikutip dari Harian Neraca, Senin (8/10/2018).

Baca Juga: Wijaya Karya Gedung Bukukan Kontrak Baru Rp2,29 Triliun

Dengan realisasi tersebut, WEGE itu telah merealisasikan 81,53% dari target kontrak baru 2018. Jumlah yang dibidik Rp7,83 triliun pada tahun ini. Tahun ini, WEGE tidak merevisi naik target kontrak baru 2018 seperti yang dilakukan induk usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Akan tetapi, perseroan menaikkan target laba bersih dari Rp425,7 miliar menjadi Rp443 miliar.

WEGE membidik order book atau kontrak dihadapi Rp16,59 triliun. Jumlah tersebut naik 28,2% dari realisasi tahun lalu. Adapun, total Rp16,59 triliun yang dibidik terdiri atas kontrak baru Rp7,83 triliun dan carry over periode 2017 senilai Rp8,76 triliun. Komposisi perolehan kontrak diproyeksi berasal dari pemerintah 30%, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 30%, dan Swasta 40%.

Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1% 

Sementara itu, Bobby mengatakan WEGE juga mendapatkan tugas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun sejumlah fasilitas di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, terdapat empat lokasi pembangunan yang akan digarap oleh perseroan.

Secara detail, pekerjaan tersebut yakni Kantor Terpadu Darurat Kecamatan Tanjung, Lombok Barat, pembangunan 10 kelas sekolah darurat di SMAN 1 Gunung Sari, pembangunan 16 kelas sekolah darurat dan renovasi bangunan eksisting di SMPN 6 Mataram, serta pembangunan 6 kelas sekolah darurat SMKN 2 Kuripan.”Untuk nilai kontrak karena ini tanggap darurat jadi memang sedang dievaluasi dan diestimasi oleh Kementerian PUPR,” jelasnya.

Baca Juga: Incar Proyek Pemerintah dan Swasta, Wika Gedung Bidik Total Kontrak Rp16 Triliun di 2018

Di sisi lain, Bobby mengungkapkan saat ini perseroan telah memiliki tiga konsesi. Pertama, Hotel De Braga, Bandung, dengan status telah beroperasi. Kedua, Fave Hotel, Karawang, yang akan beroperasi pada November 2018. Ketiga, Gedung Perkantoran Bank Mandiri, Proklamasi, Jakarta yang dalam status akan dilakukan perjanjian kerja sama (PKS) antara WEGE dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sebelumnya, Direktur Human Capital, Investasi dan Pengembangan Wijaya Karya Bangunan Gedung Nur Al Fata mengatakan pihaknya berencana akan membelanjakan ekuitas Rp2,5 triliun hingga Rp3 triliun dalam lima tahun ke depan. Dana tersebut sebagai bagian dari pengembangan lini bisnis konsesi. Untuk 2018, Nur mengatakan 50% dari alokasi belanja modal tahun ini akan dikucurkan untuk pengembangan bisnis konsesi. Adapun, dari total alokasi belanja modal Rp667 miliar, baru terserap untuk ekspansi bisnis konsesi senilai Rp70 miliar.

Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1%

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini