nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IPO, Dewata Freightinternation Pasang Harga Rp120 per Saham

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 22 Oktober 2018 19:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 22 278 1967488 ipo-dewata-freightinternation-pasang-harga-rp120-per-saham-NFX2ESG7oN.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Dewata Freightinternation Tbk bersiap menggelar penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Berdasarkan prospektus awal, perusahaan transportasi ini akan melakukan IPO sebanyak 300 juta lembar saham. Di mana setiap 5 lembar saham biasa memperoleh satu lembar saham warran. Jumlah saham Penawaran umum ini, mewakili 26, 79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh sesudah dilakukannya penawaran umum.

Baca Juga: IPO, Dewata Freightinternation Lepas 300 Juta Saham

Direktur Keuangan PT Dewata Freightinternation Tbk Nur Hasanah mengatakan, perseroan memiliki total pendapatan per 30 April 2018 senilai Rp58,872 juta naik sebesar 57,45% dibanding dengan periode yang sama tahun 2017, yakni sebesar Rp21,481 juta.

"Laba usaha senilai Rp2,821 juta dan laba komprehensif tahun berjalan senilai Rp316 juta," kata Nur Hasanah di gedung BEI, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Sementara itu, Vice President Erdikha Elit Sekuritas, Toto Sosiawanto menyatakan bahwa PT Dewata Freightinternation menawarkan harga saham dengan kisaran harga antara Rp120, Rp165 per lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar sahamnya.

Baca Juga: Sempat Tertunda, Wika Realty Pastikan IPO di Kuartal I-2019

"Sementara itu, harga konversi warran menjadi, saham biasa pada kisaran Rp 150- Rp200, yang baru dapat dikonversi setelah enam bulan listing di Bursa Efek Indonesia, adapun perhitungan P/E rasio menggunakan EPS tahun 2019, adalah antara 8,2 X - 10,9 X," jelasnya.

Dia menambahkan, bahwa dana hasil penawaran umum (IPO), yang terhimpun akan digunakan sebesar Rp16 miliar sebagai setoran modal di anak usaha PT Dewata Makmur Bersama dan sisanya sebagai modal kerja perseroan.

"Perkiraan tanggal efektif OJK 31 Oktober 2018, dengan masa penawaran awal pada tanggal 22-24 Oktober 2018, dan perkiraan listing di BEI pada tanggal 9 November 2018," pungkasnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini