nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WIKA Gedung Raup Laba Rp288,74 Miliar di Kuartal III-2018

Selasa 30 Oktober 2018 12:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 30 278 1970883 wika-gedung-raup-laba-rp288-74-miliar-di-kuartal-iii-2018-Hk1iyalJlg.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membukukan kinerja yang cukup apik di kuartal tiga 2018. Di mana perseroan membukukan kenaikan pendapatan 61% menjadi Rp3,86 triliun pada periode sembilan bulan pertama 2019 dari Rp2,40 triliun pada periode yang sama di tahun 2017.

Baca Juga: Banyak Proyek Baru, Wijaya Karya Gedung Realisasikan Target Kontrak 81,53%

Mengutip Harian Neraca, Selasa (30/10/2018), perseroan mengungkapkan, sebagian besar pendapatan berasal dari pendapatan jasa konstruksi, yakni Rp3,61 triliun atau 93,28% dari total pendapatan. Sisanya berasal dari pendapatan properti. Pendapatan jasa konstruksi WEGE naik 33,33% jika dibandingkan dengan sembilan bulan pertama tahun lalu. Sedangkan pendapatan properti melonjak hingga 571% menjadi Rp255,39 miliar dari sebelumnya hanya Rp38,07 miliar.

Beban pokok penjualan pun ikut naik 63% menjadi Rp3,45 triliun. Meskipun demikian, WEGE tetap membukukan kenaikan laba bersih 65% menjadi Rp288,74 miliar pada periode September tahun ini dari Rp175,09 miliar pada periode yang sama di tahun lalu. Tercatat total aset WEGE pada periode September 2018 naik 26% menjadi Rp5,78 triliun dari Rp4,60 triliun pada akhir 2017.

wika

Liabilitas WEGE juga ikut naik 33% menjadi Rp3,82 triliun pada periode sembilan bulan pertama 2018 dari Rp2,88 triliun pada akhir 2017. Adapun utang usaha WEGE membengkak 121% menjadi Rp1,53 triliun dari Rp692,63 miliar pada akhir 2017. Ekuitas WEGE naik 13% menjadi Rp1,95 triliun pada September 2018 dari Rp1,72 triliun pada akhir 2017.

Sementara realisasi kontrak baru hingga kuartal tiga 2018 sebesar Rp6,41 triliun atau setara 82% dari target tahun ini sebesar Rp7,82 triliun. Komposisi perolehan kontrak baru, hingga kuartal III/2018, berasal dari pemerintah 19% atau Rp1,21 triliun, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 15% atau Rp967,1 miliar, dan swasta 66% atau Rp4,23 triliun. Adapun, dari tipe proyek yang dikerjakan berasal dari perkantoran 31% atau Rp2,01 triliun, komersial 22% atau Rp1,38 triliun, residensial 24% atau Rp1,56 triliun, fasilitas publik 23% atau Rp1,44 triliun.

Baca Juga: Wijaya Karya Gedung Bukukan Kontrak Baru Rp2,29 Triliun

Asal tahu saja, meningkatnya kontrak baru yang diperoleh PT Wika Gedung Tbk mendorong perusahaan merevisi target pendapatan kontrak sepanjang tahun 2018. Selain itu, WEGE juga merevisi target pendapatan menjadi Rp5,88 triliun hingga akhir tahun 2018 dari sebelumnya Rp5,56 triliun. Sementara itu, target laba bersih sepanjang tahun 2018 direvisi menjadi Rp443 miliar dari sebelumnya Rp425,7 miliar.

Melihat agresifnya pencapaian kinerja WEGE di kuartal tiga tahun ini, menjadi keyakinan pelaku pasar target perseroan bakal tercapai. Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama Binaartha Sekuritas pernah memproyeksikan pendapatan WEGE akan meningkat 44,62% menjadi Rp5,639 triliun pada 2018. Sementara itu, laba bersih diprediksi naik 56,27% menjadi Rp461 miliar. Dari sisi teknikal, formasi bullish flag mulai terlihat dalam rangka pembentukan pola uptrend. Oleh karena itu, pihaknya merekomendasikan investor untuk melakukan akumulasi beli dengan estimasi target harga jangka panjang di level Rp314 per saham.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini