nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satgas Polri Nyatakan Stok Bahan Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru Aman

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 18:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 15 320 1978374 satgas-polri-nyatakan-stok-bahan-pangan-jelang-natal-dan-tahun-baru-aman-fMyhbDFo38.jpg Pedagang Pasar. Foto: Okezone

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengklaim bahwa stok kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang pelaksanaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mendatang ketersediaannya untuk masyarakat di pasaran.

"Kalau ketersediaannya (bahan pangan) cukup di pasaran tercukupi," kata Kabareskrim sekaligus Kasatgas Pangan Komjen Arief Sulistyanto di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Baca Juga: Rantai Distribusi Jadi Biang Kerok Mahalnya Harga Pangan

Meskipun ketersediaan pangan aman, Arief mengakui tren menjelang hari raya, biasanya masyarakat diresahkan dengan tingginya bahan pokok dan kelangkaan yang terjadi.

Oleh karena itu, Arief menjelaskan, posisi satgas pangan adalah untuk membantu pemangku kepentingan mengawasi peredaran, harga dan ketersediaan bahan pokok.

BPS Laporkan Inflasi Juli 2017 Sebesar 0,22% yang Dipengaruhi Naiknya Harga Kelompok Bahan Makanan 

"Mengkonsolidasikan satgas pangan dengan pemangku kepentingan agar bisa melanjutkan meningkatkan peran mendukung pemerintah mendukung kebutuhan pokok yang biasanya mengalami fluktuasi baik kelangkaan, kemahalan harga, menjelang hari raya baik Idul Fitri, Idul Adha apalagi ini Natal dan Tahun Baru," papar Arief.

Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Merah Dijual Rp30.000/Kg

Arief mengungkapkan, untuk saat ini satgas pangan polri juga akan memperluas pengawasannya terhadap Sembilan Bahan Pokok (Sembako). Tak hanya itu, pihaknya juga akan memantau rantai distribusi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas.

"Dari apa yang telah dilaksanakan mengolaborasi apa yang telah dilakukan satgas pangan terdahulu, kamu analisis menjamin efektivitas satgas pangan selain 9 bahan pokok, kalau dinaikan ke hulu," tutup Arief.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini