nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minat Milenial Beli Rumah Masih Sedikit

Senin 19 November 2018 07:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 18 470 1979502 minat-milenial-beli-rumah-masih-sedikit-j7JNAOoQnG.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada September 2018 mencatat sebanyak 45,2% responden lebih memilih untuk menabung dalam bentuk deposit di satu tahun ke depan. Sementara rencana membeli properti baik tanah, rumah, atau apartemen, hanya setengahnya atau 23,7% saja.

Survei juga mengungkapkan bahwa 13,2% responden mengaku rutin mengucurkan dana lebih dari Rp5 juta untuk pengeluaran bulanan. Sedangkan 11,6% konsisten mengeluarkan dana antara Rp4,1 juta – Rp5 juta per bulan.

Berdasarkan rentang usia responden yang mengikuti survei ini, 36,6%-nya yang terbesar merupakan masyarakat dari kelompok usia 20 sampai 30 tahun. Di mana untuk kelompok usia ini tergolong dalam kaum milenial muda.

“Kalau menarik hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2017 lalu, alasan utama mengapa masyarakat muda belum punya atau belum tertarik membeli properti adalah karena tidak punya DP atau uang mukanya,” terang Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan seperti dilansir dari laman Rumah.com, Senin (19/11/2018).

“Padahal, saat ini pasar properti sedang berpihak kepada pembeli khususnya milenial. Sejak Agustus kemarin, Bank Indonesia sudah memberikan kewenangan kepada pihak perbankan untuk mengatur sendiri jumlah LTV/FTV dari fasilitas kredit/pembiayaan pertama untuk calon nasabahnya,” sambungnya.

Pembangunan Proyek Properti di Tengah Kondisi Ekonomi yang Lesu

Sejalan dengan hal tersebut, berbagai bank baik swasta maupun BUMN berkompetisi mengakomodir kebutuhan milenial. Termasuk Bank Negara Indonesia (BNI) dengan programnya, BNI Griya Gue.

“Lewat program tersebut, kami berikan banyak kemudahan untuk menjawab kebutuhan milenial agar segera #AmbilLangkahBerani punya hunian sejak muda. Ada berbagai benefit seperti suku bunga ringan dan tenor hingga 25 tahun. Serta fleksibilitas fitur angsuran suka-suka di mana cicilan akan menjadi lebih ringan di awal kredit dan disesuaikan dengan penghasilan, sehingga tidak mengubah gaya hidup mereka secara drastis,” kata Direktur Bisnis Ritel BNI, Tambok P Setyawati.

Program tersebut tercetus atas fakta di mana milenial lebih suka mengeluarkan uang untuk hal yang bersifat konsumtif, namun belum mau berinvestasi dalam memiliki hunian sendiri.

Melihat Lebih Dekat Pembuatan Maket Properti di Tangerang Selatan

 Tidak hanya BNI Griya Gue, bagi kalangan muda yang menerima gaji melalui BNI (payroll) juga dapat menikmati fasilitas BNI Digifleksi. Fasilitas ini memungkinkan milenial untuk mengajukan KPR kapan saja dan dimana saja secara online.

“Tidak perlu datang ke cabang, termasuk untuk tanda tangan pinjaman kreditnya bisa secara online. Syaratnya mudah, prosesnya cepat, cicilannya pun ringan mulai 0,45% flat per bulan hingga jangka waktu fleksibel sampai 15 tahun,” tutupnya. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini