Penurunan kinerja keuangan tersebut disebabkan melesunya produksi, terutama dari tambang PT Mahakam Sumber Jaya (MSJ) pada semester I/2018 akibat masalah operasional. Namun demikian, kinerja operasional pada kuartal III/2018 cenderung membaik.
Per September 2018, HRUM menjual batu bara sejumlah 3,1 juta ton, turun 15,3% yoy dari sebelumnya 3,6 juta ton. Rerata harga jual atau average selling price (ASP) naik 13,4% yoy menjadi USD72,2 per ton dari sebelumnya USD63,7 per ton.
Baca Juga: Buy Back Saham USD27 Juta, Harum Energy Rombak Formasi Direksi
HRUM mengoperasikan tiga tambang yang memiliki produk premium, yakni MSJ dengan kalori 5.500 Kcal/kg, PT Karya Usaha Pertiwi (KUP) 5.253 Kcal/kg, dan PT Santan Batu Bara (SB) 5.400—6.400 Kcal/kg. KUP memulai produksi pada April 2018, sedangkan SB yang diakuisisi HRUM dari PT Petrosea Tbk. (PTRO) beroperasi pada Agustus 2018.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.