Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terkendala Lahan, MRT Fase II Hanya Sampai Jakarta Kota?

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 29 November 2018 |14:52 WIB
Terkendala Lahan, MRT Fase II Hanya Sampai Jakarta Kota?
Foto: Dirut MRT (Giri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memutuskan untuk tetap melanjutkan pembangunan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase II pada Januari 2019.

Meskipun dalam pembangunannya, kereta MRT Jakarta fase II ini masih terkendala lahan untuk Depo Kereta di Kampung Bandan.

Direktur Utama PT MRT Jakarta WIlliam P Sabandar mengatakan, pembangunan yang dilakukan mulai Januari 2019 ini nantinya hanya sampai Stasiun Jakarta Kota terlebih dahulu. Pembangunan ini dilakukan sambil menunggu keputusan mengenai status tanah dari Kampung Bandan.

 Baca Juga: Sengketa Lahan di Kampung Bandan, Rute MRT Fase II Diubah

Seperti diektahui, mulanya pembangunan kereta MRT Fase II ini akan dibangun hingga Kampung Bandan. Namun hal tersebut terkendala masalah sengketa lahan.

"Belum ada keputusan karena harus segera dibangun maka harus diputuskan untuk itu ditetapkan terlebih dahulu dari Bundaran HI sampai Jakarta Kota," ujarnya saat ditemui di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Kamis, (29/11/2018).

Lagi pula lanjut William, sesuai dengan rapat terbatas antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat sudah diputuskan agar untuk sementara pembangunan kereta MRT fase II hanya sampai Jakarta Kota.

Baca Juga: Beroperasi Maret 2019, Proyek MRT Fase I Sisa 2,5% Lagi

Sementara untuk status Kampung Bandan masih akan diputuskan setelah pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta dengan pihak Kementerian Perhubungan dan PT Kererta Api Indonesia (KAI).

"Penetapan lokasi yang sudah diterbitkan oleh pemerintah sesuai dengan ratas, gubernur menyetujui penetapan lokasi fase II dari Bunderan HI ke Kota," jelasnya

Apalagi menurutnya, dana pinjaman dari Japan International Coorporation Agency (JICA) untuk tahap pertama sudah cair. Seperti diketahui, untuk membangun proyek sekuel kereta MRT Lebak Bulus-Bundaran HI ini, Perseroan mendapatkan pinjaman sebesar Rp25 Triliun.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Diserbu Emak-Emak Usai Jajal MRT di Bundaran HI

Khusus pembangunan MRT Fase II, Perseroan mendapatkan pinjaman sebesar Rp22,5 triliun. Sedangkan sisanya yakni Rp2,5 tirliun adalah untuk menutupi kekurangan dana pada proyek MRT Jakarta fase pertama.

"Loan agreement sudah kita tandatangani. Fase pertama pinjaman juga sudah cair. Jadi untuk 2019 kita ada proyek menyeleasikan fase 1 dan memulai pengerjaan fase II," jelasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement