nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lunasi Sukuk Ijarah, XL Axiata Siapkan Dana Rp258 Miliar

Senin 03 Desember 2018 14:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 03 278 1986141 lunasi-sukuk-ijarah-xl-axiata-siapkan-dana-rp258-miliar-5WMxcyiYC4.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Sukuk ijarah berkelanjutan I PT XL Axiata Tbk (EXCL) tahap I tahun 2015 untuk seri B akan jatuh tempo dan dilunasi pada 2 Desember 2018. Maka untuk memenuhi pelunasan tersebut, perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp258 miliar.

”Dana tersebut akan ditransfer perseroan ke rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selambat-lambatnya satu hari sebelum jatuh tempo,”kata Sekretaris Perusahaan EXCL Murni Nurdini dikutip dari Harian Neraca, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Baca Juga: Obligasi XL Axiata Kelebihan Permintaan 1,4 Kali

Sebagai informasi, sebelumnya perseroan menerbitkan obligasi dan sukuk ijarah tahap I tahun 2018, di mana XL Axiata menawarkan masing-masing sebesar Rp1 triliun untuk obligasi dan sukuk. Penerbitan ini merupakan bagian dari program umum berkelanjutan (PUB) obligasi dan sukuk senilai Rp5 triliun dan merupakan sukuk ijarah perusahaan dengan nilai terbesar saat ini.

Aksi korporasi emiten telekomunikasi inipun mendapatkan respon positif dari pelaku pasar dengan ditandai kelebihan permintaan lebih dari 1,4 kali dari total emisi. Chief Financial Officer XL Axiata, Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin mengatakan, oversubscribed lebih dari 1,4 kali di tengah situasi pasar modal yang sangat challenging dan kondisi ekonomi saat ini, menandakan minat yang kuat terhadap XL Axiata dan keyakinan atas agenda transformasi yang dijalankan.

Baca Juga: Ekspansi Bisnis, XL Axiata Cari Pendanaan Rp10 Triliun

“Hasil ini akan semakin memperkuat neraca kami dan menyediakan komposisi pendanaan jangka panjang yang lebih kuat untuk mendukung ambisi kami untuk memenangkan pasar data yang terus berkembang di Indonesia,”ujarnya.

Selain itu, keberhasilan penerbitan sukuk menunjukkan komitmen XL Axiata untuk lebih mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan pasar modal syariah di Indonesia. Baik obligasi dan sukuk ijarah telah memperoleh peringkat AAA (idn) (Triple A) dari PT Fitch Ratings Indonesia. Kesuksesan penawaran obligasi dan sukuk ini didukung penuh oleh para penjamin pelaksana emisi efek (Joint Lead Underwriters) yang ditunjuk, yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Maybank Kim Eng Sekuritas.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini