nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gencatan Perang Dagang AS-China Bawa Wall Street Meroket

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 07:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 04 278 1986480 gencatan-perang-dagang-as-china-bawa-wall-street-meroket-6J9koR4MqF.jpg Foto: Reuters

NEW YORK - Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB) pasca-Amerika Serikat (AS) dan China sepakat melakukan gencatan perang dagang dan akan membahas lebih lanjut hingga 90 hari ke depan.

Tercatat, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 287,97 poin atau 1,13% ke 25.826, indeks S&P 500 naik 30,20 poin atau 1,09% menjadi 2.790 dan indeks Komposit Nasdaq naik 110,98 poin atau 1,51% menjadi 7.441. Demikian seperti dilansir Xinhua, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

 Baca Juga: Wall Street Naik Tajam Imbas Gencatan Perang Dagang

Seperti yang diketahui, selama jamuan makan malam pada Sabtu 1 Desember 2018 di Buenos Aires, Argentina, Trump dan Xi Jinping melakukan diskusi yang positif dan konstruktif mengenai masalah perdagangan dan ekonomi serta sepakat untuk tidak memberlakukan tarif tambahan.

 

Sementara itu, saham Boeing dan Caterpillar, perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri masing-masing naik 3,81% dan 2,42%.

Harga saham pembuat chip yang beroperasi di China dan sejumlah besar penjualan mereka di negara itu juga meningkat, dengan Advanced Micro Devices dan Nvidia masing-masing melonjak 11,31% dan 4,04%.

Baca Juga:  Wall Street Menguat Didorong Harapan terhadap Hasil Pertemuan Trump dengan Xi Jinping

Di sisi ekonomi, aktivitas manufaktur AS naik lebih besar dari yang diantisipasi pada November tetapi belanja konstruksi lebih buruk dari yang diperkirakan, jatuh untuk bulan ketiga berturut-turut.

Indeks PMI (Purchasing Manager Index) manufaktur ISM tercatat 59,3% pada November, lebih baik dari angka Oktober di 57,7%.

Pengeluaran konstruksi AS jatuh untuk bulan ketiga berturut-turut pada Oktober menjadi USD1,31 triliun karena pengeluaran untuk proyek-proyek swasta menurun.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini