"Sisanya sebesar 26% dipakai untuk pengembalian fasilitas Short Term Loan (STL) seasonal dari salah satu institusi perbankan. Perseroan juga mengalokasikan sebesar 10% saham untuk karyawan melalui program Employee Stock Allocation (ESA)," ujarnya di Bursa Efek Indonesia BEI, Jakarta Rabu (12/12/201).
Baca Juga: Mega Perintis IPO, Distributor Nike Ini Bidik Dana hingga Rp69 Miliar
Dia menjelaskan, bahwa ZONE mengawali bisnis di bidang garmen pada 1999. Di mana fokus usaha Perseroan saat ini terbagi menjadi tiga lini bisnis. Pertama, perdagangan ritel melalui PT Mega Perintis Tbk dan PT Mitrelindo Global. Kedua, garmen yang dijalankan oleh PT Mega Putra Garment.
"Terakhir, perdagangan yang dikelola PT Mitra Perintis Merdeka. Merek-merek Perseroan antara lain adalah Manzone, MOC, Men’s Top serta distributor Nike Indonesia," ungkapnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.