nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peluang Bisnis Roti Bakar yang Untungnya Menjanjikan

Rany Fauziah, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 05:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 14 320 1991165 peluang-bisnis-roti-bakar-yang-untungnya-menjanjikan-x9cMbaXcaH.jpg Roti Bakar (Foto: Roti Bakar Edy)

JAKARTA - Usaha roti bakar merupakan jajanan camilan yang dapat dijual menggunakan gerobak. Pada umumnya, usaha gerobak ini buka mulai jam 6 sore sampai tengah malam. Bisnis roti bakar ini terbilang sangat mudah dan murah, tetapi menjanjikan keuntungan besar. Dikatakan menjanjikan karena usaha roti bakar memiliki prospek cerah banyak digemari masyarakat.

Target pasar dari usaha roti bakar ini pun cukup jelas dan luas, yakni semua orang, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Selain itu, mereka berasal dari semua kalangan, mulai dari bawah hingga atas. Namun, target pasar yang paling potensial adalah golongan menegah ke atas, mengingat harganya yang tidak bisa dikataka murah.

Baca Juga: Daftar 10 Perusahaan Paling Fokus Jadikan Pelanggan "Raja"

Berikut untuk menjalankan usaha ini, Anda harus perhatikan beberapa catatan penting yang dilansir dari buku Jadi Jutawan Dari Bisnis Gerobak karya Putri Sawwal dan Agus Nur Cahyo:

1. Carilah tenaga kerja yang cekatan, sabar, dan pekerja keras.

roti

2. Pilih lokasi yang strategis untuk usaha jajanan kuliner, seperti di depan mal, swalayan, gerai, toko, dan tempat-tempat ramai lainnya.

3. Buatlah inovasi untuk produk Anda. Iovasi ini sangat penting untuk mendongkrak penjualan roti bakar. Adapun inovasi yag dapat dilakukan adalah menciptakan rasa baru, memberikan harga yang lebih murah, memberikan diskon, dan lain-lainnya.

Selanjutnya untuk simulasi modal usaha dan keuntungan untuk usaha roti bakar dengan menggunakan gerobak ini sebagai berikut:

1. Modal Investasi Awal

- Gerobak dan etalase Rp2.500.000,00

- Tempat untuk bakar roti (wajan) Rp 300.000,00

- Kompos Gas Rp 250.000,00

- Tabung gas 3 kg Rp 125.000,00

- Deklit ukuran 3 ×4 meter Rp 150.000,00

- Tempat selai/ toples 4 buah Rp 40.000,00

- Garpu roti Rp 15.000,00

- Pisau roti Rp 8.000,00

- Solet besar 4 biji Rp 16.000,00

- Solet kecil 4 biji Rp 20.000,00

- Parutan keju 2 buah Rp 9.000,00

- Tempat garpu dan pisau Rp 45.000,00

- Stiker dan daftar harga roti Rp 30.000,00

Jumlah Total Rp3.508.000,00

Baca Juga: Bisnis Jam Tangan Kayu, Pemuda Ini Kantongi Omzet Rp60 Juta/Bulan

2. Biaya Operasional Bulanan

-Belanja bahan dasar dan pelengkap Rp2.600.000,00 Rp100.000,00/hari × 26 hari

- Gas elpiji 3 kg Rp20.000,00 × 6 per bulan Rp 120.000,00

Jumlah Total Rp2.720.000,00

3. Pendapatan per Bulan

= 15 buah/hari @Rp10.000,00 × 26 hari

= Rp3.900.000,00

4. Keuntungan Per Bulan

= Pendapatan – biaya operasional bulanan

= Rp3.900.000,00 – Rp2.720.000,00

= Rp1.180.000,00

Dengan asumsi tersebut, maka modal investasi awal akan kembali dalam waktu 3 bulan. Asumsi ini menggunakan harga roti terendah rata-rata, yakni Rp11.000,00. Sedangkan, roti bakar yang dijual harganya dapat bervariasi. Selain itu, asumsi ini juga tidak melibatkan karyawan. Bila Anda memakai jasa karyawan, operasional bulanan ditambah dengan gaji karyawan sesuai kebijakan Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini