Terjerat Kasus Korupsi, Saham Waskita Karya Anjlok 2,2%

Rikhza Hasan, Jurnalis · Selasa 18 Desember 2018 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 18 278 1992761 terjerat-kasus-korupsi-saham-waskita-karya-anjlok-2-2-pNqoaWrtLJ.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) anjlok pada perdagangan pagi ini pasca-pejabat Waskita Karya terjerat kasus korupsi infrastruktur fiktif.

Tercatat, pada perdagangan pukul 10.50, saham WSKT turun 40 poin atau 2,22% ke 1.765. Saham Waskita Karya dibuka pada level Rp1.775 dengan level terendah Rp1.755 dan level tertinggi Rp1.805.

 Baca Juga: KPK Bongkar 14 Proyek Infrastruktur Hasil Korupsi Pejabat Waskita Karya, Ini Daftarnya

Analis saham Nafan Aji menilai penurunan saham Waskita Karya masih wajar dan bersifat temporer. Sebab, saham Waskita masih memiliki prospek yang bagus kendati pernah sahamnya mengalami penurunan.

Peristiwa saham Waskita Karya anjlok tidak hanya ini terjadi. Perlu diingat pada medio Februari 2018, saham WSKT juga anjlok hampir 3% pasca robohnya bangunan Tol Becakayu.

“Saham waskita mengalami penurunan yang masih wajar, dan ini akan bersifat temporer saja,” katanya kepada Okezone.

 Baca Juga: 14 Proyek Fiktif Terbongkar, Kantor Pusat PT Waskita Karya Digeledah KPK

Nafan menambahkan, terdapat estimasi target harga jangka menengah hingga jangka panjang di level Rp2.240 serta pergerakan saham dengan kode emiten WSKT dinilai masih menarik.

Seperti yang diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dua pejabat PT Waskita Karya (Persero) Tbk Fathor Rachman dan Yuly Ariandi Siregar sebagai tersangka. Keduanya mengerjakan 14 proyek infrastruktur fiktif dengan mengorupsi hingga Rp186 miliar.

Fathor dan Yuly diduga telah memperkaya diri sendiri, orang lain, ataupun korporasi, terkait pelaksanaan pekerjaan sub kontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya. Sedikitnya, ada 14 proyek infrastruktur di sejumlah daerah Indonesia yang dikorupsi oleh dua pejabat Waskita Karya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini