nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuras Rp35,4 Miliar, Tower Bersama Kuasai 51% Saham Visi Telekomunikasi

Rabu 19 Desember 2018 11:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 19 278 1993293 kuras-rp35-4-miliar-tower-bersama-kuasai-51-saham-visi-telekomunikasi-OQOO2w1eyZ.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melakukan pembelian 160,44 juta lembar saham atau setara 51% dari modal ditempatkan dan disetor PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD). Dengan demikian, perusahaan telah menjadi pengendali dari emiten telekomunikasi tersebut.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

TBIG membeli sejumlah saham GOLD dari PT Amanda Cipta Persada sebanyak 71,75 juta lembar saham atau 22,81% senilai Rp 15,85 miliar, serta dari PT Mulia Sukses Mandiri sebanyak 53,86 juta lembar saham atau 17,12% dengan nilai Rp11,90 miliar.

 Baca Juga: Tower Bersama Ambil Alih 51% Saham Visi Telekomunikasi

Selain itu, Scavino Ventures Ltd sebanyak 18,04 juta lembar saham atau 5,74% senilai Rp3,98 miliar, dari PT Lancar Distrindo sebanyak 10,95 juta lembar saham atau 3,48% senilai Rp 2,42 miliar dan dari PT Sukses Prima Sakti 5,83 juta lembar saham atau 1,85% senilai Rp 1,29 miliar.

Asal tahu, dana yang dikucurkan oleh TBIG untuk pembelian saham tersebut sebesar Rp 35,45 miliar.

Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso pernah bilang, GOLD adalah perusahaan yang kegiatan usahanya adalah penyedia infrastruktur telekomunikasi.

”Tujuan dari transaksi ini untuk pengembangan usaha dan memperluas jaringan usaha serta untuk memperkuat posisi bisnis TBIG di bidang jasa infrastruktur telekomunikasi, melalui aset tower telekomunikasi milik GOLD," kata Helmy.

 Baca Juga: Terbitkan Obligasi, Tower Bersama Infrastructure Tawarkan Bunga 8,50%

Manajemen masih enggan untuk memaparkan lebih jauh terkait kontribusi akusisi GOLD ke pendapatan tahun depan beserta rencana ekspansi. Menurut catatan, per Oktober 2018 GOLD telah memiliki lebih dari 300 unit menara. GOLD masih akan mengejar pembangunan 25 unit-30 unit menara baru di kuartal IV. Tidak hanya di Jawa, pembangunan menara baru akan dilakukan di Bali, Sumatra, Sulawesi dan Kalimantan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini