nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tower Bersama Ambil Alih 51% Saham Visi Telekomunikasi

Senin 03 Desember 2018 13:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 03 278 1986085 tower-bersama-ambil-alih-51-saham-visi-telekomunikasi-hT89n9eTp1.jpg Tower Bersama Infrastructure (Foto: Harian Neraca)

JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah menandatangani perjanjian jual beli saham untuk dapat menyerap hingga 51% kepemilikan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD). Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, pelaksanaan penandatanganan perjanjian jual beli saham dilakukan pada 30 November 2018.

TBIG mengambil alih 160.446.200 lembar atau 51% saham Visi Telekomunikasi Infrastruktur atau GOLD yang sebelumnya digenggam oleh PT Amanda Cipta Persada, PT Mulia Sukses Mandiri, Scavino Ventures Ltd., Jonatahan Chang, PT Lancar Distrindo, dan PT Sukes Prima Sakti.

“Perseroan berencana membeli 160.446.200 saham milik para penjual yang apabila diselesaikan, maka akan mengakibatkan perubahan pengendalian pada GOLD,”kata Direktur Tower Bersama Infrastructure, Helmy Yusman Santoso, dikutip dari Harian Neraca, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Baca Juga: Tower Bersama Cetak Pendapatan Rp3,1 Triliun di Kuartal III-2018

Helmy menegaskan pada tanggal pengumuman negosiasi ini diterbitkan, baik secara langsung maupun tidak langsung TBIG tidak memiliki efek yang diterbitkan oleh GOLD dan posisi TBIG merupakan calon pengendali langsung baru. Perseroan menjelaskan, tujuan dari pengambilalihan saham ini yaitu untuk mengembangkan usaha dan memperluas jaringan usaha perseroan, serta memperkuat bisnis perseroan di bidang jasa infrastruktur telekomunikasi.

Baca Juga: Incar Dana Rp628 Miliar, Tower Bersama Terbitkan Obligasi dengan Kupon 8,5%

Tower Bersama Infrastructure merupakan perusahaan menara telekomunikasi dengan portofolio terbesar kedua tanah air yaitu mencapai 14.391 menara per September 2018. Emiten Grup Saratoga tersebut pada kuartal II/2018 pun menyerap 19,79%saham emiten menara yang saat itu baru melaksanakan IPO, PT Gihon Telekomunikasi Indonesia. Visi Telekomunikasi Infrastruktur merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis serupa. Berdasarkan data perusahaan, GOLD memiliki 305 tower per akhir September 2018.

Pada perdagangan Jumat (30/11) akhir pekan kemarin, harga saham GOLD tercatat menguat 15 poin atau 3,06% ke level Rp505, setelah ditutup memerah 20 poin di level Rp490 pada hari sebelumnya. Adapun, saham TBIG juga tercatat menguat 10 poin atau 0,25% ke level Rp4.010.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini