nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

162 Juta Masyarakat RI Ditargetkan Naik Pesawat di 2019

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 20 Desember 2018 20:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 20 320 1994092 162-juta-masyarakat-ri-ditargetkan-naik-pesawat-di-2019-nLE9gRNQBS.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat hingga akhir 2017 diperkirakan jumlah penumpang yang menggunakan transportasi udara mencapai 142 juta penumpang. Angka tersebut mengalami kenaikan 10,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Udara Polana B Pramesti mengatakan, kinerja ini perlu dipertahankan. Bahkan dirinya menargetkan pada tahun depan jumlah penumpang yang menggunakan transportasi udara bisa mencapai 162 juta penumpang baik itu domestik maupun internasional.

 Baca Juga: Cerita Bandara Kertajati: Mana Pesawat dan Penumpangnya

Optimisme tersebut bukannya tanpa alasan, pasalnya ada beberapa proyek bandara yang akan rampung pada tahun depan, sehingga bertambahnya jumlah bandara akan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah penumpang.

"Pertumbuhan penumpang pada tahun 2019 ditargetkan sebesar 162 juta dengan pertumbuhan 13,83%," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Polana menambahkan, selain jumlah penumpang yang terus tumbuh positif, pertumbuhan kargo yang menggunakan transportasi udara juga meningkat tajam. Diperkirakan, hingga akhir 2018 pertumbuhan kargo tercatat mencapai 1,24 juta ton atau tumbuh 11,20% dibandingkan tahun sebelumnya.

 Baca Juga: Ini Strategi agar Penumpang dan Maskapai Terbang dari Bandara Kerjatati

Sedangkan pada 2019, dirinya menargetkan penggunaan kargo dengan transportasi udara bisa ikut meningkat. Berdasarkan proyeksinya, penggunaan kargo di tahun 2019 bisa mencapai 1,29 juta ton.

"Penggunaan kargo di tahun 2019 ditargetkan tumbuh 1,29 juta ton dengan kenaikan 4,03% dibanding 2018," jelasnya.

Menurut Polana, peningkatan jumlah penumpang dan kargo tidak terlepas dari adanya pembangunan bandara dan penambahan jumlah maskapai. Untuk bandara ada tambahan tiga bandara baru yang sudah dibangun dan dioperasikan.

 Baca Juga: Bandara Mewah Kertajati Bak 'Kuburan'

Sementara jika selama empat tahun, ada sekitar 10 bandara baru yang telah dioperasikan oleh pemerintah. Adapun rinciannya adalah pada tahun 2015 ada dua bandara baru, kemudian dua bandara baru di 2016.

Selanjutnya di tahun 2017 ada tiga bandara baru yang telah dioperasikan oleh Kemenhub. Dan pada tahun ini juga ada tiga bandara baru yang telah dioperasikan.

"Pada tahun ini kita telah menyelesaikan tiga bandara yakni Kertajati di Jawa Barat, Samarinda Baru di Kalimantan Timur dan Tebelian di Kalimantan Barat," jelasnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini