nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Otoritas Bandara Diminta Siaga

Kamis 27 Desember 2018 13:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 27 320 1996603 gunung-anak-krakatau-erupsi-otoritas-bandara-diminta-siaga-LtbjpLJTCn.jpg Bandara. Foto: Okezone

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantau dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan. Apalagi, trafik pada akhir tahun mencapai puncaknya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana Pramesti mengatakan, pada momen Natal dan Tahun Baru 2019 yang bersamaan dengan liburan anak sekolah, moda transportasi udara banyak diminati masyarakat.

“Untuk itu saya telah meminta Otoritas Bandara, Unit Penyelenggara Bandar Udara, dan semua stakeholder penerbangan untuk terus melakukan koordinasi dan siap siaga jika terjadi hal-hal yang mengganggu aktivitas penerbangan,” kata Polana, Kamis (27/12/2018).

krakatau

Untuk berkoordinasi, Kemenhub telah memiliki sistem informasi WISH (Integrated Webbased aeronautical Information System Handling). Polana meminta seluruh pihak terkait memonitor lewat sistem ini, terutama informasi yang disampaikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BMKG, dan sumber lainnya.

Sejauh ini, kata dia, AirNav Indonesia belum mengeluarkan NOTAM untuk menutup bandara yang dekat dengan lokasi erupsi. Meski begitu, AirNav sudah mengeluarkan NOTAM A5440/18 untuk menutup dan mengalihkan rute yang terdampak Krakatau.

Baca Juga: Pengelola Tanjung Lesung: Semua Gedung Diasuransikan

“Sejauh ini abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau tidak memberikan dampak kepada penutupan bandara, untuk bandara terdekat seperti Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung, bandara masih beroperasi normal," ujarnya.

Kepala Bandara Radin Inten II Lampung, Asep Kosasih melaporkan sejak terjadinya erupsi, fasilitas bandara baik sisi darat ataupun udara tidak terdampak dan tetap beroperasi normal.

“Alhamdulillah, pasca erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II beroperasi secara normal dan tidak terdampak. Namun, kami akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi secara intens dengan BMKG, Airnav dan Direktorat Navigasi Penerbangan,” ucap Asep.

(Isna-iNews)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini