nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Darmin Matangkan Skema KUR Bagi Nelayan

Antara, Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 18:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 28 320 1997242 menko-darmin-matangkan-skema-kur-bagi-nelayan-k8hlBqN9SU.jpg Nelayan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan pemberian skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi nelayan yang saat ini sedang dalam proses diskusi perencanaan di tingkat pemangku kepentingan terkait.

"Paling waktu sebulan itu, kalau kita sudah selesai, akan kita kasih," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution , dikutip dari Antara News, di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Darmin mengatakan rencana pemberian KUR ini masih dalam tahapan rancangan, karena kajian di lapangan terkait dengan perilaku nelayan dan survei harga kapal sedang dilakukan.

"Kita mau pelajari nelayan, kalau biasanya mengurusi perahu, tiba-tiba mengurusi kapal, kalau sendirian makin runyam atau makin bagus?" katanya.

Baca Juga: KUR 2019 Ditetapkan Rp140 Triliun dengan Bunga 7%

Menurut dia, pemerintah tidak mempersoalkan untuk pemberian KUR bagi nelayan karena hal itu dimungkinkan untuk mendorong kegiatan usaha di bidang maritim.

Dalam kesempatan terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menyampaikan plafon penyaluran KUR di 2019 mencapai Rp140 triliun.

Nelayan Makassar Keluhkan Sulitnya Tangkap Ikan Air Tawar

Nilai penyaluran ini mengalami pertumbuhan sebesar 10 persen-12 persen dari total plafon penyaluran KUR pada 2018 sebesar Rp123,8 triliun.

Hingga akhir 30 November 2018, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp118 triliun atau 95,7% dari target.

Namun, porsi penyaluran KUR bagi sektor produksi seperti pertanian, perikanan, industri konstruksi maupun jasa-jasa baru tercatat mencapai 45,6 persen, atau belum mencapai target 50%.

Baca Juga: Realisasi KUR hingga November Rp118,4 Triliun

Menurut rencana, Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM ikut mengusulkan adanya skema KUR untuk para pensiunan pada 2019.

"KUR ini akan diberikan kepada para pensiunan atau pegawai yang mulai memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP) yang mempunyai usaha produktif," kata Iskandar.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini