Kiat Jack Ma Rekrut Pegawai: Orang Terbaik Selalu Ada di Perusahaan Anda!

Rikhza Hasan, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2019 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 02 320 1998939 kiat-jack-ma-rekrut-pegawai-orang-terbaik-selalu-ada-di-perusahaan-anda-cDrQn5Emtq.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pendiri Alibaba Jack Ma pernah melakukan kesalahan saat perekrutan pada masa awal pendirian perusahaannya. Jack Ma membutuhkan waktu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Ketika saya mengumpulkan dana putaran pertama saya sebesar USD5 juta. Saya mempekerjakan wakil presiden dari perusahaan multinasional. Salah satu VP pemasaran datang kepada saya, dia memberi saya sebuah proposal, dia berkata,’ Pak, ini adalah rencana pemasaran bisnis tahun depan kita’," kata Ma pada pertemuan International Monetary Fund and the World Bank seperti dilansir CNBC, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Baca Juga: Alibaba Catat Transaksi USD30,8 Miliar di Singles Day 11.11

Ternyata, rencana itu menelan biaya sebesar USD12 juta, jauh melebihi anggaran belanja yang mampu dibayar perusahaan saat itu. Tetapi karyawan itu mengakui bahwa dia belum pernah melakukan rencana bisnis di bawah USD10 juta.

“Jadi saya katakan, baiklah, ini bukan salahnya, ini salah saya,” ujarnya.

Jack Ma menambahkan, keputusannya untuk mempekerjakan orang-orang itu diibaratkan menempatkan mesin Boeing 747 ke dalam traktor.

Namun, kini Alibaba tumbuh menjadi raksasa e-commerce dengan lebih dari 80.000 karyawan di seluruh dunia dan merupakan salah satu perusahaan paling menarik di China, menurut peringkat oleh perusahaan konsultan Universum. Jack Ma mendasari aturan untuk menghindari orang-orang berpengalaman, terbaik dan pakar.

“Tidak ada orang terbaik. Orang-orang terbaik selalu ada di perusahaan Anda, Anda melatih mereka untuk menjadi yang terbaik. ” jelasnya.

Baca Juga: Singles Day Alibaba Transaksi Terbesar Dunia, Tembus Rp396 Triliun

Saat itu dia mulai mengajak orang yang siap belajar dan tidak takut melakukan kesalahan. Jack Ma lebih suka mempekerjakan orang-orang yang tidak berprestasi di sekolah mereka karena menurutnya, para elit perguruan tinggi akan mudah frustrasi ketika mereka menghadapi kesulitan di dunia nyata. Meski begitu, kandidat harus tetap memiliki beberapa kecerdasan untuk menavigasi lingkungan bisnis yang terus berubah

Dia cenderung lebih suka orang dengan kecerdasan emosional yang baik karena mereka mampu membuat tim yang lebih baik. Tetapi tanpa kecerdasan, mereka juga tidak akan melangkah jauh. "Anda harus memiliki EQ untuk bekerja dengan orang lain, Anda harus memiliki IQ sehingga Anda tahu apa yang Anda lakukan," katanya.

Jack Ma sangat menekankan sifat optimisme yang akan membantunya membangun Alibaba menjadi raksasa teknologi seperti sekarang ini.

“Menjadi optimis dapat membantu orang mengubah situasi yang menantang menjadi situasi yang menguntungkan. Sebagai pengusaha, jika Anda tidak optimis, Anda dalam kesulitan. Jadi orang yang saya pilih, mereka harus optimis,” pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini