"KAI semakin hebat dan makin gede, sehingga proses bisnis KAI ini kita dukung, Kita support KAI supaya secara optimal keuntungan naik walaupun IMO kita kurangin. Kita sudah diskusikan dengan Kementerian Keuangan dan KAI," jelasnya.
Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian melaksanakan penandatangan kontrak dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta. Penandatanganan merupakan alokasi anggaran untuk perawatan pengoperasian Prasarana Perkeretaapian Milik Negara (IMO) untuk tahun 2019.
Baca Juga: KAI Dikasih Duit Rp1,1 Triliun, Menhub: Pelayanan Harus Perfect
Adapun penandatanganan kontrak IMO tersebut dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Peningkatan, Perawatan dan Fasilitas Perawatan Prasarana Perkeretaapian, Taufiq Hidayat bersama dengan Direktur Keuangan PT.KAI(Persero), Muhammad Nurul Fadhila.
Dalam penandatanganan tersebut, disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direketur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri.