nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Kaji Dampak Penguatan Rupiah ke APBN

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 13:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 08 278 2001485 sri-mulyani-kaji-dampak-penguatan-rupiah-ke-apbn-QBz4GJlujA.jpeg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mempertahankan penguatan pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah masih nyaman di level Rp14.000-an per USD.

Penguatan Rupiah tersebut, akan berdampak kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. Di mana asumsi dasar ekonomi makro nilai tukar disepakati Rp15.000 per USD.

Baca Juga: Rupiah Masih Menguat ke Level Rp14.027/USD Pagi Ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, bahwa pihaknya masih mencermati penguatan Rupiah tersebut."Nanti kita lihat, dinamika dari keseluruhan faktor ekonomi akan menjadi salah satu bagian yang harus kita terus kelola, karena pengaruhnya tidak single," ujarnya di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Dia menjelaskan, dinamika terhadap masyarakat, industri manufaktur, maupun industri sektor Sumber Daya Alam (SDA), tidak hanya kurs. Tapi dari sisi ekonomi dunia, perang dagang, semuanya disimak dan kalkulasi.

Baca Juga: Rupiah Menguat, Sri Mulyani: Kita Akan Jaga Bersama

"Bagaimana, dampaknya pada keseluruhan ekonomi kita. Instrumen APBN kan instrumen untuk kelola perekonomian. Jadi kita tidak hanya fokus ke APBN, namun pengaruhnya terhadap perekonomian kita," ungkapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini