3 Tips Wapres JK Tingkatkan Ekspor: Lebik Baik, Cepat dan Murah

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 08 320 2001393 3-tips-wapres-jk-tingkatkan-ekspor-lebik-baik-cepat-dan-murah-A08APqSBoL.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, dalam menghadapi perekonomian di 2019, pemerintah akan mendorong ekspor lebih besar lagi. Karena menurutnya, ekspor menjadi salah satu pendongkrak perekonomian sekaligus daya saing.

"Ekspor sebagai salah satu sistem yang tidak mungkin kita hindari. Masalahnya semua negara berfikir yang sama. Maka timbulah persaingan," ujarnya dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2019 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa, (8/1/2019)

 Baca Juga: Jauh dari Target, Pertumbuhan Ekspor Nonmigas Diprediksi Hanya 7,5%

JK menambahkan, untuk mendongkrak daya saing ekspor ada tiga hal yang harus dilakukan. Adalah harus lebih baik, lebih cepat dan juga harus lebih murah.

"Dalam persaingan ada tiga, yang lebih baik, lebih cepat dan lebih murah," ucapnya.

JK menambahkan, salah satu contoh negara yang memiliki tiga kriteria tersebut adalah China. Hasilnya pun seluruh produk-produk China hampir bisa ditemukan di seluruh toko di negara-negara dunia.

"Kita mengetahui negara yang memenuhi semua syarat itu adalah China, sehingga ketika masuk toko itu kita buka pasti Made in China," jelasnya

 Baca Juga: Pacu Ekspor RI, Kemendag Terbitkan Aturan Deklarasi Asal Barang

Menurut JK, dirinya sangat yakin jika Indonesia bisa melakukan hal tersebut. Karena menurutnya, beberapa negara tetangga juga sudah mulai sedikit demi sedikit meningkatkan daya saing ekspornya.

Seperti salah satunya adalah Thailand, negeri Gajah Putih itu menjadi yang paling tinggi dalam pertumbuhan ekspor. Bahkan dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia yang ekonominya sedikit lebih tinggi dari Indonesia juga masih jauh lebih tinggi Thailand.

"Kenapa Thailand ekspornya lebih tinggi dari kita, kenapa Malaysia pertumbuhannya sedikit lebih tinggi dari kita," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini