nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha Bicara Pentingnya Utang Bangun Negara

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 20:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 10 20 2002802 pengusaha-bicara-pentingnya-utang-bangun-negara-35JsuUgY4Y.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani buka suara terkait sebarapa penting utang untuk pembangunan negara. Tanggapan Rosan sekaligus menanggapi pernyataan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Sandiaga Uno yang menyebut jika pembangunan jalan tol bisa tanpa utang.

Menurut Rosan, utang merupakan sesuatu yang wajar bagi suatu negara. Asalkan utangnya masih dalam batas yang wajar dan terkontrol.

Lagi pula, kata Rosan, jika diibaratkan sebuah perusahaan, semakin besar namanya maka semakin besar pula utangnya. Sama juga seperti sebuah negara, semakin besarnegara maka utangnya pun besar karena membutuhkan dana yang banyak untuk membangun.

Baca Juga: Utang Pemerintah Menurun

"Semakin berkembangnya perusahaan pastinya utangnya makin besar. Tetap pada batas-batas yang aman. Sama kaya negara kita kan makin besar. Utangnya makin besar ya wajar saja karena negaranya makin besar gitu," ujarnya dalam sebuah diskusi di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Dia mengatakan, seluruh negara di duniapasti membutuhkan utang untuk membangun. Bahkan negara sebesar Amerika Serikat (AS), masih memiliki utang.

"Jadi apakah berutang lewat dalam ataupun luar pasti berutang dalam bentuk apapun pasti berutang," katanya.

Rosan juga menyebut jika pemerintah bisa saja membangun infrastruktur tanpa berutang. Akan tetapi pembangunannya berjalan lambat, sebab dana yang dibutuhkan tidak mencukupi untuk membiayai pembanguan infrastruktur.

Baca Juga: Utang Pemerintah Indonesia Turun Jadi Rp4.395 Triliun

Sebagai gambaran, pembanguan infrastruktur yang dilakukan pemerintah membutuhkan biaya sekitar Rp5.000 triliun. Sedangkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya cukup untuk membiayai sepertiga proyek infrastruktur.

"Pemerintah dalam lima tahun membangun infrastruktur itu kurang lebih hampir Rp5.000 triliun. Banyak uang dibangun mau jalan tol, MRT, LRT, pelabuhan listrik, air dan segala macem. Dari jumlah hampir Rp5.000 triliun hanya sepertiga yang disediakan pemerintah melalui APBN," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini