nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saham Estika Tata Tiara Oversubscribed 86,11 Kali

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 11:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 10 278 2002454 saham-estika-tata-tiara-oversubscribed-86-11-kali-LplPYAIT4d.jpg Foto: Pencatatan Saham Perdana (Yohana/Okezone)

JAKARTA – PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari porsi pooling saat melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.

Produsen dan distributor makanan olahan terintegrasi bermerk KIBIF itu menawarkan sebanyak 376.862.500 saham baru atau setara 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

“Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed. Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,” kata Direktur Utama Estika Tata Tiara Yustinus Sadmoko di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

 Baca Juga: IPO, Saham Estika Tata Tiara Naik 41,18%

Dia mengatakan, dana yang diperoleh KIBIF akan digunakan untuk memperluas diversifikasi bisnis pengolahan serta perdagangan sapi, ayam, ikan, frozen dough, dan agribisnis yang tersebar di Subang (Jawa Barat), Salatiga (Jawa Tengah), dan Cikarang (Jawa Barat).

“IPO adalah salah satu realisasi strategi bisnis kami dalam memperluas cakupan pasar. Tingginya minat investor menjadi bukti nyata bahwa potensi pasar distributor dan pengolahan makanan di Indonesia sangat menjanjikan,” jelas Yustinus.

Mengutip data Lembaga riset Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Yustinus optimsitis, industri makanan dan minuman akan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019

Tahun 2019 juga akan menjadi tahun pertumbuhan investasi, menyusul perpindahan industri, termasuk industri peternakan dari Tiongkok ke Indonesia sehingga investasi akan bertumbuh.

 Baca Juga: IPO, Permintaan Saham Estetika Tata Tiara Oversubscribed 86,11 Kali

Disebutkan, sejak merampungkan proses IPO di BEI, pada Desember 2018, KIBIF secara konsisten telah melakukan langkah-langkah konkret melalui peningkatan kapasitas dan target produksi untuk memperluas cakupan pasar.

Saat ini, ruang produksi telah terpakai untuk kapasitas 10 ton per hari. Setelah IPO di bursa, katanya, kapasitas penyimpanan KIBIF akan ditingkatkan menjadi 40 ton per hari dengan utilisasi mencapai 100%.

Menurut Yustinus, KIBIF juga secara berkelanjutan akan terus meningkatkan produksi dan perluasan jaringan distribusi untuk menghasilkan makanan olahan berkualitas, halal, dan berprotein yang dikemas secara inovatif sehingga sesuai kebutuhan masyarakat.

 Baca Juga: Direstui OJK, 3 Emiten Siap IPO di Awal Tahun

Pelanggan produk KIBIF tersebar di semua segmen pasar, di antaranya pasar tradisional, pasar modern, hotel, restoran, katering, industri pengolahan pangan, serta distributor dan retailer pangan di Indonesia. Harga yang ditawarkan sangat kompetitif dan bersaing.

“Kami menjalin kemitraan strategis dengan BNI Syariah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan peternak melalui program pembiayaan sapi potong di Jawa Barat. Kami memfasilitasi akses permodalan para peternak ke Bank BNI Syariah Cabang Astana Anyar Bandung,” katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini