nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Estika Tata Tiara Targetkan Laba Bersih Rp80 Miliar

Jum'at 11 Januari 2019 11:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 11 278 2003003 estika-tata-tiara-targetkan-laba-bersih-rp80-miliar-SxkX87r1DA.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Sukses mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) atau lebih dikenal Kibif langsung pacu ekspansi bisnisnya. Bahkan tahun ini, perusahaan menargetkan laba bersih Rp80 miliar.

Asal tahu saja, perusahaan yang bergerak di industri daging olahan sapi ini yakin laba tahun 2018 bisa mencapai Rp25 miliar.

Direktur Utama BEEF Yustinus Sadmoko mengatakan, tahun 2019 ini pihaknya semakin yakin laba bersih akan tembus sesuai target.

“Hal ini didukung dengan adanya peningkatan penjualan menjadi Rp1,4 triliun pada tahun 2019. Untuk tahun 2018 penjualan diperkirakan akan tembus Rp900 miliar,” ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

 Baca Juga: IPO, Saham Estika Tata Tiara Naik 41,18%

Salah satu upaya untuk menggenjot keuntungan adalah dengan melakukan ekspansi pabrik. Total dana yang disiapkan untuk invetasi ini sebesar Rp100 miliar. Naik dari investasi belanja modal tahun 2018 sebesar Rp50 miliar.

“Pemasaran 100% masih untuk pasar dalam negeri, utamanya tersebar di Jabodetabek. Namun kami juga sudah hadir di kota-kota besar seluruh Indonesia. Kami sedang mengkaji juga untuk memasuki pasar ekspor,” ujar Yustinus.

Selain fokus pada pengembangan daging sapi olahan, BEEF juga berencana untuk mengembangkan usaha penjualan dan peternakan sapi. Perusahaan memiliki usaha penggemukan dan penjualan sapi dengan kapasitas mencapai 1.000 ekor sapi setiap bulannya. Usaha ini melengkapi bisnis daging olahan mereka yang mencapai 1.500 ton per bulan.

Kata Direktur PT Estika Tata Tiara Tbk, Wiryo Subagyo, nantinya untuk lini bisnis peternakan sapi akan ditingkatkan dari 1.000 sapi setiap bulannya menjadi 2.000 sapi. Pengembangan ini didanai dengan anggaran belanja modal keseluruhan yang mencapai Rp100 miliar.

“Untuk peternakan dan pembesaran sapi kami memiliki lahan 20 hektare. Saat ini sekitar 500 sapi dijual langsung dan sisanya sekitar 500 sapi lainnya akan kami masukkan ke rumah potong dan dijual dalam bentuk daging,” ujar Wiryo.

 Baca Juga: Saham Estetika Tata Tiara Ditutup Naik 14,1% pada Perdagangan Perdana

Kapasitas kandang milik perusahaan saat ini sekitar 8.000 ekor, jadi masih cukup untuk adanya penambahan sapi sesuai rencana. Asal tahu saja, sepanjang tahun 2018 lalu total sapi yang sudah dijual mencapai 12.000 sapi.

Saat melakukan IPO tercatat saham BEEF langsung melonjak 50%. Tercermin juga dari animo investor yang cukup besar. Tercatat permintaan saham BEEF pada saat masa bookbuilding mencapai 86,11 kali. Dari hajatan IPO, Kibif meraup dana sekitar Rp 128,13 miliar.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini